Tekfin Permudah Investasi Langsung Pasar Modal

Penulis: Fetry Wuryasti Pada: Senin, 10 Jun 2019, 09:45 WIB Ekonomi
Tekfin Permudah Investasi Langsung Pasar Modal

Ilustrasi
Ilustrasi

SEJUMLAH pelaku industri keuangan dan platform penyelenggara teknologi finansial (tekfin) mempersiapkan kolaborasi untuk memberikan layanan investasi langsung di pasar modal. Dengan menggunakan application program interface (API), nasabah tekfin dapat mengakses platform kanal distribusi perusahaan efek untuk membeli dan menjual saham.

Ke depan, perusahaan efek dapat fokus ke bisnis inti keuangan mereka. Soal investasi melalui teknologi informasi dapat dikerjakan platform tekfin.

Tidak menutup kemungkinan dengan inovasi itu, jual-beli saham tidak perlu sepenuhnya dibayar uang sendiri. "Bisa saja nanti ketika membeli saham cukup sekian persen uang saya, sisanya dibeli perusahaan efeknya. Tidak menutup kemungkinan pembiayaannya dari pihak ketiga, yaitu tekfin," ujar Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Bursa Efek Indonesia (BEI), Fithri Hadi, di Jakarta, belum lama ini.

Upaya itu dilakukan karena selama ini transaksi jual-beli saham masih melalui cara tradisional, yaitu mendatangi kantor cabang. Dia menyayangkan masih sedikit pemain saham yang melakukan trading lewat smartphone.

"Kami akan melibatkan tekfin untuk memperluas kanal distribusi. Selama ini teknologi sudah menjadi tulang punggung perusahaan efek dan bursa efek. Namun, model pengadaannya masih inhouse atau dibangun masing-masing," jelas Fithri.

Untuk tingkat keamanan, dia memastikan prinsip-prinsip keamanan dalam fitur digital, seperti autentifikasi, penggunaan https, dan verifikasi harus tetap berlaku dalam persetujuan transaksi saham. Saat ini BEI sedang menggodok standar kualifikasi tekfin yang boleh bekerja sama dengan perusahaan efek. "Yang kini sudah bekerja sama, nanti mereka bisa melakukan penyesuaian standar," tandasnya.

 

Keuntungan nasabah

Direktur IT PT Phillip Sekuritas Indonesia, Idah Tjung, mendukung sepenuhnya wacana itu. Sudah waktunya bagi institusi keuangan, khususnya broker, untuk membuka diri dengan bermitra dan berinovasi bersama tekfin.

Dia mengakui kehadiran tekfin dianggap sebagai disruptor bagi pelaku institusi keuangan. Di sisi lain, sepak terjang tekfin pada instrumen pasar modal memiliki keterbatasan akses langsung.

Hal itu, imbuhnya, membuka peluang bagi institusi keuangan untuk berkolaborasi dan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak.

Ia berharap nasabah dapat menikmati berbagai pilihan investasi dari aplikasi yang disediakan tekfin.

CTO Arkana, Afief Baasir, sebagai perwakilan dari tekfin mengatakan, kolaborasi itu menambah daftar tujuan investasi dan perencanaan keuangan yang diinginkan nasabah mereka. "Di luar tujuan investasi nasabah, seperti pergi umrah, naik haji, atau membeli rumah, kami bisa menyarankan reksa dana atau saham yang cocok bagi mereka. Dengan demikian, target perlahan tapi dapat tercapai," jelas Afief.

API atau antarmuka pemrograman aplikasi merupakan sekumpulan perintah, fungsi, dan protokol untuk membangun perangkat lunak sistem operasi tertentu. Ini dapat mengintegrasikan dua bagian dari aplikasi atau dengan aplikasi yang berbeda secara bersamaan.

Penerapan API akan sangat terasa jika fitur yang diinginkan sudah sangat kompleks, misalnya, login suatu aplikasi dengan media sosial yang dimiliki pengguna sehingga tidak perlu membuat akun lagi. (S-4)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More