50 Kendaraan Mogok Saat Arus Balik di Tanjakan Gentong

Penulis: Kristiadi Pada: Minggu, 09 Jun 2019, 17:30 WIB Nusantara
50 Kendaraan Mogok Saat Arus Balik di Tanjakan Gentong

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Seorang tukang ganjal menunggu mobil pemudik yang tidak kuat melintas pada arus balik Lebaran di Tanjakan Gentong

ARUS balik di Lintas Selatan Jawa telah mengalami peningkatan yang didominasi oleh kendaraan roda dua dan empat. Mereka yang melalui Lingkar Gentong pun terjebak kemacetan panjang. Kepadatan terjadi di Jalan Jamanis menuju Pos PAM Terpadu Letter U, Kadipaten dengan panjang kemacetan mencapai 10 KM.

Peningkatan arus balik tersebut terjadi sejak Sabtu (8/6) mulai dari Jamanis. "Untuk peningkatan kendaraan saat arus balik memang sudah terjadi sejak H+2. Kepadatan mengakibatkan banyak mobil pribadi tidak bisa melalui tanjakan di Gentong, yang memiliki kemiringan 45 derajat, dengan mulus. Sedangkan, di Jalur Lingkar Gentong terhitung 50 kendaraan mogok disebabkan habisnya rem kopling," kata, petugas ganjal ban, Ruhimat, Minggu (9/6).

Dia mengatakan, peningkatan arus balik di Selatan Jawa melalui Lingkar Gentong tentunya akan terus meningkat karena semua kendaraan sekarang sudah memenuhi ruas jalan dan menyebabkan kemacetan terutama di Jamanis, Ciawi, Pamoyanan sampai Lingkar Gentong.

Baca juga: Arus Balik, Pengendara Motor Padati Jalur Pantura

Pemudik yang kendaraan yang mogok akhirnya memilih menepi sambil menunggu datangnya teknisi. "Memang kendaraan yang mogok itu rata-rata disebabkan dari habisnya rem kopling. Perbaikan membutuhkan waktu dan kap mesin mobil harus dibuka. Tentu dengan banyak mobil mogok itu menjadi hambatan bagi kendaraan lainnya," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Andriyanto mengatakan tercatat ribuan kendaraan sudah banyak yang melintas pada saat arus balik, baik yang menuju Bandung maupun sebaliknya. Dari catatan dia, kendaraan roda dua mendominasi lalu lintas. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More