Sabtu 08 Juni 2019, 22:45 WIB

11 Juni, Warga Bisa Uji Coba LRT Jakarta

Antara | Megapolitan
11 Juni, Warga Bisa Uji Coba LRT Jakarta

MI/Ramdani
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan LRT yang bersebelahan dengan tol Jagorawi di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (29/3).

 

WARGA Jakarta sudah bisa mencoba moda transportasi Light Rail Transit Jakarta (LRTJ) pada uji publik yang dimulai Selasa (11/6).  

Uji publik ini gratis dan berlaku untuk siapa pun dengan syarat telah mendaftarkan diri melalui laman resmi LRTJ www.lrtjakarta.co.id/uji-publik.html.    

Pada laman tersebut masyarakat diharuskan mengisi data diri dan memesan tiket sesuai tanggal yang diinginkan. Apabila proses tersebut telah rampung, tiket elektronik akan dikirimkan ke email masing-masing pemesan (sahabat LRTJ) dan langsung dibawa ke stasiun terdekat sesuai tanggal yang telah dipesan untuk ditukarkan dengan tiket masuk single journey trip (SJT).   

Baca juga: LRT Jakarta Beroperasi Setelah Proses Administratif Selesai

Untuk stasiun, LRTJ memiliki lima stasiun yaitu Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, dan Stasiun Velodrome. Jam operasionalnya dimulai pukul 05:30 WIB hingga 23.00 WIB setiap harinya, dan kereta datang setiap 10 menit sekali.   

"Tujuannya adalah membuat masyarakat familier terhadap teknologi transportasi baru LRT ini," kata Corporate Communications Manager PT LRT Jakarta Melisa Sucianti, Sabtu (8/6).    

Melisa berharap dengan adanya kesempatan uji publik ini, masyarakat dapat menjaga fasilitas bersama, membudayakan antre, tertib, dan toleransi sesama penumpang.    

Selain itu, Melisa juga mengatakan bahawa nantinya stasiun-stasiun LRT akan terdapat area ritel yang berisi gerai makanan, busana, dan lain-lain.

Namun katanya, rencana ini belum dapat dinikmati sahabat LRTJ karena masih dalam proses realisasi. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More