Sabtu 08 Juni 2019, 19:32 WIB

Pengiriman Sepeda Motor Gratis dari KAi Diminati Pemudik

Antara | Nusantara
Pengiriman Sepeda Motor Gratis dari KAi Diminati Pemudik

Antara/Oky Lukmansyah
Sepeda motor pemudik yang akan diberangkatkan lewat kereta Api

 

PENGIRIMAN sepeda motor gratis yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia untuk para pemudik pada arus balik Lebaran 1440 Hijriyah di Stasiun Kebumen, Jawa Tengah, dengan tujuan ke Jakarta dan sekitarnya banyak diminati masyarakat.

Petugas pendaftaran Mudik Bareng Motis (motor gratis) di Stasiun Kebumen, Vesti di Kebumen, Sabtu (8/6) menuturkan pendaftaran program pengiriman kendaraan roda dua gratis ini berlangsung hingga 12 Juni 2019.

"Pengiriman kendaraan pada arus balik ini dimulai hari ini," katanya.

Ia menyebutkan pada waktu mudik kemarin ada 631 unit kendaraan roda dua yang turun di Stasiun Kebumen, sedangkan pada arus balik ini pada pendaftaran Jumat (7/6) dan diberangkatkan hari ini sebanyak 84 unit sepeda motor dan pada pendaftaran hari ini sebanyak 90 unit sepeda motor.

Baca juga : One Way Arah Puncak Padat

Ia menuturkan hampir semua tujuan pengiriman kendaraan ke arah barat seperti Jakarta, Cimahi, dan Cikarang.

"Memang ada pengiriman kendaraan ke arah timur tetapi relatif kecil, untuk pemberangkatan hari ini ada tujuan Kertosono dan Madiun," katanya.

Ia menuturkan dalam program ini pemilik kendaraan tidak harus naik kereta api dan pengiriman sepeda motor ini benar-benar gratis.

Ia mengatakan berdasarkan pengalaman tahun lalu jumlah kendaraanyang diberangkatkan dengan kereta api dari Stasiun Kebumen dalam arus balik lebih banyak dari pada waktu arus mudik.

"Tahun lalu waktu arus balik kendaraan yang diberangkatkan dari Stasiun Kebumen sekitar 800an unit kendaraan dan tahun ini diperkirakan meningkat. Berdasarkan pengalaan tahun-tahun sebelumnya peminat pengiriman sepeda motor pada arus balik terus meningkat," katanya. (Ant/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More