Jumat 07 Juni 2019, 14:08 WIB

Besok Diprediksi Puncak Arus Balik dengan Kereta Api

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
Besok Diprediksi Puncak Arus Balik dengan Kereta Api

MI/Ardi Teristi Hardi
Suasana di Stasiun Tugu Yogyakarta, Jumat (7/6). Diperkirakan puncak arus balik dengan kereta api dari Yogyakarta pada Sabtu (8/6).

 

MANAJER Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto mengatakan, Sabtu (8/6) adalah  puncak arus balik dengan kereta api.

"Besok diprediksi puncak arus balik dengan kereta api. Kita sudah siapkan para personel dan kereta tambahan," kata Eko, Jumat (7/6).

Ia berpesan kepada para calon penumpang agar bisa memperkirakan dengan tepat waktu menuju stasiun. Pasalnya, saat ini banyak ruas jalan yang masih macet.

"Jangan sampai calon penumpang ketinggalan kereta," kata dia.

Eko juga mengatakan, ada sembilan KA tambahan yang diberangkatkan dari Daop 6, yaitu dari Stasiun Purwosari ada 1 KA ekonomi, dari Stasiun Solobalapan ada Argo Dwipangga Argolawu, dan Lodaya. Dari Stasiun Yogyakarta ada dua, yaitu KA Sancaka dan 2 KA Taksaka. Dan dari Stasiun Lempuyangan ada KA Mataram Premium.

Di tahun ini, penumpang program Angkutan Lebaran 2019 yang naik kereta api dari Daop 6 diprediksi sebanyak 669.416 penumpang, meningkat dari tahun sebelumnya berjumlah 643.607 penumpang. PT KAI juga menyediakan klinik yang bisa dimanfaatkan oleh penumpang. Jika dalam perjalanan sakit bisa berobat gratis. PT KAI siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi para penumpang.

baca juga: Pejalan Kaki Tewas Terserempet Kereta Api
 
"Penumpang difabel atau lansia jangan sungkan-sungkan untuk minta tolong ke kami. Kami akan fasilitasi," kata dia.

Eko menambahkan, saat ini hanya sekitar 10 persen tiket yang tersisa untuk masa angkutan arus balik lebaran. Calon penumpang bisa mengecek ketersediaan tiket kereta api lewat aplikasi KAI access. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More