Jumat 07 Juni 2019, 16:45 WIB

Puncak Arus Balik Kereta Diprediksi H+5 Lebaran

Antara | Megapolitan
Puncak Arus Balik Kereta Diprediksi H+5 Lebaran

ANTARA/Galih Pradipta
Penumpang KA Taksaka tujuan Yogyakarta menaiki kereta di Stasiun Gambir, Jakarta.

 

PUNCAK  arus balik yang menggunakan kereta api diperkirakan akan terjadi lima hari setelah Lebaran atau H+5 Lebaran dengan jumlah penumpang bisa mencapai 23 ribu orang dalam satu hari. Hal itu dikatakan Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa.    

"Kalau kita sendiri memprediksi kepadatan (arus balik) ini akan semakin tinggi pada H+5. Kalau kedatangan itu sekarang 21.000, nanti bisa mencapai 23.000," ungkap Eva di Jakarta, Jumat (7/6).    

Menurut data PT KAI, total kedatangan penumpang di Jakarta melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, sejauh ini mengalami kenaikan 2.955 orang dengan rincian dari 17.026 orang pada H+1 menjadi 19.981 orang pada hari kedua setelah Lebaran   

Untuk mengatasi lonjakan tersebut, PT KAI sudah melakukan serangkaian persiapan untuk mengantisipasi arus mudik, dari fasilitas tambahan seperti mesin check-in dan pos kesehatan hingga penambahan sebanyak 14 kereta api.

Baca juga: H+2 Lebaran, Pemudik Masih Padati Stasiun Gambir

"Kalau antisipasi sudah kita lakukan dalam rangka arus mudik. Pada masa arus mudik pasti akan terjadi kepadatan, itu memang sudah kita antisipasi,"; kata Eva.    

Namun, menurut Kepala Stasiun Gambir Rizki Afrida, Stasiun Gambir diperkirakan tidak akan menjadi stasiun favorit untuk penumpang yang ingin kembali ke Jakarta.    

"Untuk arus balik sendiri, sebenarnya kita antisipasi banyak di daerah timur. Kalau Stasiun Gambir sendiri untuk arus balik mungkin tidak terlalu banyak, karena kemungkinan banyak orang yang turun di Jatinegara, Bekasi. Kalau keberangkatan mungkin fokus di Gambir, tapi kalau arus balik ada beberapa titik," ujar Rizki.    

PT KAI memperkirakan total penumpang yang diangkut menggunakan kereta api untuk arus mudik dan balik akan mencapai 997.730 orang atau naik 9% dibandingkan 916.540 orang pada 2018. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More