Menhub Ungkap Rahasia Kelancaran Arus Mudik

Penulis: Putra Ananda Pada: Rabu, 05 Jun 2019, 17:00 WIB Nusantara
Menhub Ungkap Rahasia Kelancaran Arus Mudik

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi .

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan keberhasilan pemerintah mengatur arus mudik dicapai melalui proses percobaan yang panjang. Pemerintah, kata dia, banyak belajar dari kesalahan yang terjadi pada arus mudik tahun-tahun sebelumnya.

"Semua ini adalah suatu percobaan yang panjang, dimana pemerintah secara intensif membuat jalan tol Jakarta sampai Surabaya, satu hal yang tidak mudah. Oleh karenanya saya ucapkan terima kasih pada tim dan Pak Jokowi yang telah mensuport," tutur Budi usai bersilaturahim di rumah Presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Rabu (5/5).

Ketersedian inftastruktur Tol Transjawa ditambah manajemen kebijakan lalu lintas yang baik, diklaim oleh Budi, mampu membuat arus mudik menjadi lebih baik. Singkatnya waktu perjalanan dari Jakarta menuju kota-kota yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur membuat jalur darat menjadi salah satu pilihan utama pemudik.

Untuk memastikan kelancaran yang sama terjadi saat arus balik, Budi mengungkapkan kementeriannya akan mulai menyusur kesiapan sarana dan prasarana arus balik mulai  8 dan 9 Mei. Kemenhub akan saling berkoordinasi dengan Kementerian PU, Kementerian Kesehatan, Pertamina, serta Kakorlantas.

"Kita akan pastikan bahwa pos-pos bekerja dengan baik," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, kelancaran arus mudik 2019 dipengaruhi oleh tiga faktor penting yakni ketersediaan prasarana pembangunan infrastruktur, manajemen, serta perilaku pengguna jalan. Ia menilai pemerintah mmampu mengelola ketiganya dengan baik.
"Pemerintah mampu menangani 3 faktor itu dengan baik sehingga mudik sekarang lebih lancar," tutur Basuki.(A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More