Rabu 05 Juni 2019, 15:35 WIB

Kapal Kargo Lintas Timur Tenggelam, Kemenhub Kirim Tim Evakuasi

Atikah Ishmah Winahyu | Nusantara
Kapal Kargo Lintas Timur Tenggelam, Kemenhub Kirim Tim Evakuasi

Ilustrasi MI
Ilustrasi Kapal Kargo Tenggelam.

 

DITJEN Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Luwuk dan Kantor SAR Luwuk, mengerahkan kapal patroli untuk mencari kru Kapal kargo KM Lintas Timur yang diduga tenggelam di perairan Banggai Laut, Sulawesi Tengah pada Sabtu (1/6) lalu.

Kapal tersebut mengangkut 18 orang kru kapal termasuk nakhoda, satu orang telah ditemukan, SEMENTARA 17 orang kru lainnya masih dalam pencarian tim SAR.

"Satu orang penumpang berhasil ditemukan oleh kapal NV. Nurbayaksar terapung di perairan Bangkep dalam kondisi selamat pada Selasa (4/6) dan 17 lainnya masih dalam upaya pencarian," kata Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad, Rabu (5/6).

Kapal NV Nurbayaksar yang saat itu sedang melintas dan langsung membawa satu orang kru kapal tersebut ke klinik PT. DSLNG Luwuk.

Kapal kargo KM Lintas Timur dengan berat GT.1720 membawa muatan semen 3.000 sak berangkat dari Pelabuhan Bitung pada 28 Mei 2019 lalu dengan tujuan Pelabuhan Morowali, Sulawesi Tengah.

"Diduga tenggelamnya Kapal kargo KM Lintas Timur karena adanya badai gelombang yang terjadi beberapa hari ini dan satu orang korban selamat ditemukan di perairan Bangkep dekat dengan Kecamatan Buko karena terbawa arus," ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad mengingatkan para nakhoda kapal bahwa kemungkinan pada Juni hingga Juli masih akan terjadi badai gelombang tinggi di perairan wilyah Bangkep, Batui - Toili hingga perairan Morowali.

"Setiap nakhoda agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG dan memastikan kapalnya laik laut sebelum berlayar agar terhindar dari musibah atau kecelakaan laut yang tidak diinginkan. Kami dan Tim SAR terus melakukan koordinasi pencarian kru kapal yang belum ditemukan. Semoga kru kapal dapat ditemukan secepatnya," tutupnya. (A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More