Rabu 05 Juni 2019, 12:42 WIB

Orangtua Pelaku Pengeboman Kartasura Juga Diajak Ikut Dibaiat

Antara | Nusantara
Orangtua Pelaku Pengeboman Kartasura Juga Diajak Ikut Dibaiat

ANTARA/Mohammad Ayudha
Polisi memasang garis polisi saat penggeledahan rumah pelaku peledakan Pospam Kartasura di dusun Kranggan, Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo.

 

KAPOLDA Jawa Tengah Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel menyebut kedua orangtua Rofik Asharudin, 22, bomber Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, sempat diajak ikut dibaiat untuk ikut sebagai pelaku teror bom namun mereka menolak.    

"Kedua orangtuanya sempat diajak namun menolak," kata Kapolda usai melaksanakan Salat Idul Fitri di Semarang, Rabu (5/6).    

Menurut dia, kedua orangtua pelaku mengetahui aktivitas yang dilakukan anak mereka dan bahkan sempat memperingatkan dia.    

Anak pasangan Muhtadi dan Sukinem itu diketahui aktif berkomunikasi melalui media sosial dengan pimpinan Islamic State (IS) di Suriah sejak 2018.    

Baca juga: Pelaku Bom Kartasura Beli Bahan Peledak Gunakan Uang Orangtua

Setelah dibaiat pada akhir 2018, lanjut dia, pelaku memiliki motivasi untuk melaksanakan perintah jihad.    

Saat ini, pelaku masih dalam penahanan dan perawatan di Rumah Sakit Prof Awaludin Djamin atau RS Bhayangkara, Kota Semarang.   

Kepada para orangtua, Kapolda mengimbau untuk terus mengingatkan kepada anak mereka tentang bahaya radikalisme.    

Sebelumnya diberitakan, ledakan diduga bom bunuh diri mengguncang Pos Pantau Polres Sukaharjo di persimpangan Kartasura pada Senin (3/6) malam. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More