Rabu 05 Juni 2019, 12:30 WIB

Pelaku Bom Kartasura Beli Bahan Peledak Gunakan Uang Orangtua

Antara | Nusantara
Pelaku Bom Kartasura Beli Bahan Peledak Gunakan Uang Orangtua

ANTARA/Mohammad Ayudha
Polisi membawa barang bukti usai penggeledahan rumah pelaku peledakan Pospam Kartasura di dusun Kranggan, Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo.

 

KAPOLDA Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan pelaku pengeboman Pos Pantau Polres Sukoharjo di simpang Kartasura, RA, 22, membeli bahan bom menggunakan uang yang diminta dari orangtuanya. RA membeli komponen satu per satu.

"Beli komponen dari uang minta orangtua, belinya dicicil," kata Rycko di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/6).

Rycko mengungkapkan komponen bom yang ditemukan di lokasi kejadian sama persis dengan bahan yang disita saat penggeledahan di rumah RA, di Kranggan Kulon, Wirogunan, Kabupaten Sukoharjo. Dia mengatakan, bom yang dirakit pelaku tergolong low explosive.

"Bahan baku black powder dan diledakan secara manual," ujarnya.

Baca juga: Kondisi Pengebom Pos Pantau Kartasura Stabil

Pelaku diketahui belajar sendiri cara membuat bahan peledak dan diaplikasikan sendiri di rumahnya.

Dia menambahkan, RA  merupakan pelaku tunggal yang tidak terkait dengan jaringan teroris mana pun.

Pelaku dibaiat sendiri pada akhir 2018 setelah intensif berkomunikasi dengan pimpinan Islamic State (IS) di Suriah melalui media sosial.

Ledakan diduga bom bunuh diri mengguncang Pos Pantau Polres Sukaharjo di persimpangan Kartasura pada Senin, 3 Juni 2019. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More