Rabu 05 Juni 2019, 05:30 WIB

Jamuan Mewah untuk Trump di Istana Buckingham

Sonya Michaella | Internasional
 Jamuan Mewah untuk Trump di Istana Buckingham

AFP
Presiden AS Donald Trump dan Ratu Elizabeth II di Istana Buckingham

 

ISTANA Buckingham menggelar jamuan makan malam mewah untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump, sesaat mereka telah tiba di London, Inggris, kemarin.
 
Ratu Elizabeth II dan Trump saling memuji hubungan bilateral kedua negara dalam makan malam di ballroom Istana Buckingham. Posisi duduk mereka diapit oleh Melania, Pangeran Charles dan Duchess of Cornwall, Camilla.
 
Anak-anak Trump juga terlihat hadir, yaitu Ivanka Trump, Donald Trump Jr, Eric Trump dan Tiffany Trump.

Dilansir dari AFP, Selasa 4 Juni 2019, mereka menyantap fillet kukus ikan halibut, dilanjutkan dengan domba Windsor, stroberi krim lemon verbena dan buah segar serta roti bakar sampanye dan anggur merah.
 
Usai jamuan makan malam ini, dikabarkan Trump akan membalasnya dengan menggelar jamuan makan malam di hari berikutnya di Winfield House, kediaman Duta Besar AS di London dan akan dihadiri Pangeran Charles dan Camilla.
 
Sebelumnya, Trump dan Melania disambut dengan upacara kehormatan militer ala Inggris.
 "London bagian dari perjalanan yang berlangsung sangat baik. Ratu dan seluruh keluarga kerajaan luar biasa. Hubungan dengan Inggris sangat kuat," tulis Trump di Twitter.(medcom/OL-09)

Baca Juga

AFP/DIRK WAEM

Korban Virus Covid-19 Belgia Melonjak Lewati 1.000

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 03 April 2020, 15:40 WIB
Kematian akibat virus covid-19 di Belgia meningkat tajam. Jumlahnya melewati angka 1.000 pada Kamis (2/4). Jumlah korban telah berlipat...
AFP/Damir Sencar

Lawan Covid-19, NATO Sepakati Langkah Bersama

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 03 April 2020, 13:56 WIB
Hal itu mengemuka dalam pertemuan menteri luar negeri NATO melalui...
AFP

Jumlah Penderita Terinfeksi Covid-19 di Dunia Lampaui 1 Juta

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 03 April 2020, 13:53 WIB
Meskipun penghitungan yang ditunjukkan oleh Johns Hopkins University mencatat satu juta kasus yang dikonfirmasi, jumlah sebenarnya dianggap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya