Selasa 04 Juni 2019, 17:45 WIB

BPN Yakin Penangguhan Penahanan Eggi Dikabulkan

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
BPN Yakin Penangguhan Penahanan Eggi Dikabulkan

Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
nggota tim advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hendarsam.

 

ANGGOTA tim advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hendarsam, ikut mengkaji permohonan penangguhan penahanan tersangka kasus makar Eggi Sudjana. Hendarsam yakin bisa membebaskan Eggi.
 
"Iya, salah satunya seperti itu (bantu Eggi). Tapi ini baru wacana bahwa keluarga sudah berkoordinasi dengan kita supaya Bang Eggi bisa dikabulkan permohonan penangguhannya," kata Hendarsam di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/6).

Baca juga: Fadli Zon Siap Menjadi Penjamin Penangguhan Eggi Sudjana

Hendarsam berupaya memperkuat permohonan Eggi. Ia menggaet anggota Komisi III Sufmi Dasco Ahmad sebagai penjamin Eggi untuk memperkuat permohonannya. "Tinggal kita lihat penjaminnya siapa, kemungkinan besar penjaminnya Pak Dasco sama seperti Mustofa dan Lieus, kita lihat prosesnya seperti apa," kata Hendarsam.
 
Hendarsam menilai tak sulit membebaskan Eggi. Karena, penangguhan penahanan merupakan diskresi penyidik. "Saya lihat itu diskresi penyidik. Karena penangguhan itu masalah diskresi keyakinan penyidik apakah unsurnya dipenuhi atau enggak. Jadi lebih ke arah situ, karena untuk kewenangan penyidik untuk melakukan penahanan, begitu juga melepaskannya dengan dialihkan tahanan atau ditangguhkan," tegasnya.

Eggi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar pada Selasa, 7 Mei 2019. Penyidik menemukan sejumlah alat bukti yang cukup untuk Eggi. Di antaranya video Eggi yang menyuarakan people power dan pemberitaan di media daring.
 
Ia ditangkap, Selasa, 14 Mei 2019. Penangkapan dilakukan agar Eggi tidak menghindari panggilan pemeriksaan. Eggi saat ini masih ditahan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya.
 
Eggi disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. (OL-6)

Baca Juga

DOK DPR RI

Semangat Para Petani Harus Tetap Terjaga

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 08:00 WIB
Hero mengimbau BUMN berperan serta membantu mewujudkan kedaulatan pangan yang mandiri, sehingga ke depan harga bahan pangan dalam negeri...
MI/ Adam Dwi

Wapres: Di Balik Kesulitan Pasti Ada Kemudahan

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 24 Mei 2020, 20:11 WIB
Dalam khotbahnya, ungkap Masduki, Wapres Ma'ruf menyingung perayaan lebaran tahun ini berada dalam kondisi keprihatinan karena pandemi...
MI/ Adam Dwi

Wapres: Hadapi Pandemi Korona dengan Optimistis

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 24 Mei 2020, 19:58 WIB
“Tidak boleh ada pesimisme. Tidak boleh putus asa. Dalam agama tidak boleh berputus asa harus terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya