Selasa 04 Juni 2019, 13:51 WIB

Kondisi Pengebom Pos Pantau Kartasura Stabil

Antara | Nusantara
Kondisi Pengebom Pos Pantau Kartasura Stabil

AFP/Anwar Mustafa
Polisi berjaga di depan pos pantau Kartasura usai aksi bom bunuh diri.

 

KEPALA Biro Penerangan Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan kondisi kesehatan RA, pelaku bom bunuh diri di depan Pos Pantau Lalu Lintas Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, cukup stabil.    

Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan dokter yang menangani RA yang mengalami luka akibat ledakan bom yang dibawanya.    

"Yang bersangkutan kondisi kesehatannya cukup stabil dan bisa berkomunikasi," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/6).   

Namun, penyidik Densus 88 Antiteror masih belum meminta keterangan dari RA dan masih menunggu kondisi kesehatan RA pulih.    

"Masih dirawat. Bila betul-betul pulih, akan didalami tentang motifnya, bagaimana yang bersangkutan terpapar ideologi radikal," katanya.

Baca juga: MUI Kecam Serangan Bom Kartasura

Dedi mengatakan, dari pemeriksaan sementara, RA diketahui masih amatir dalam melakukan aksi teror. Selain itu RA diketahui terpapar paham radikal Islamic State (IS). Namun belum ada dugaan bahwa RA terlibat kelompok teroris tertentu.    

"Analisanya pelaku amatir, rekam jejaknya di kelompok masih belum terlihat. Rekam jejak aksi yang bersangkutan belum terbaca," katanya.

Dalam melakukan aksinya, RA menggunakan bom lontong dengan daya ledak rendah. Bom ini kemudian melukai sebagian badan RA yakni perut dan tangan.    

RA adalah pemuda berusia 22 tahun, dengan pekerjaan swasta, belum menikah, pendidikan terakhir SMA dan beralamat di Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sebelumnya terjadi peristiwa bom bunuh diri di Pos Pantau Lalu Lintas Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Senin (3/6) sekitar pukul
22.45 WIB.    

Awalnya ada seorang tak dikenal menggunakan kaos berwarna hitam, celana jeans serta memakai headset berjalan menuju Pos Pantau Tugu Kartasura. Orang tersebut duduk di trotoar di depan pos.    

Lalu, sepuluh menit kemudian, terjadi ledakan di depan pos yang mengakibatkan orang tersebut luka-luka. Belakangan pelaku diketahui berinisial RA. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More