Minggu 02 Juni 2019, 23:30 WIB

OPPOrtunity, Rajut Kreativitas dengan Teknologi

Mediaindonesia.com | Teknologi
OPPOrtunity, Rajut Kreativitas dengan Teknologi

Dok. OPPO
Oppo siap sambut 5G di Indonesia

SAAT ini, Indonesia merupakan negara 4G yang tengah berada di ambang revolusi 5G. Negara kepulauan ini memiliki populasi konsumen ponsel ketujuh terbesar di dunia.

Demografis masyarakat Indonesia telah cenderung menggunakan ponsel hingga 60% dari total belanja iklan digital akan difokuskan untuk seluler.

Berdasarkan laporan dari InMobi, Indonesia merupakan rumah bagi konsumen iklan seluler terbesar di dunia serta menduduki urutan ketiga secara global untuk belanja iklan terbesar.

Seluruh ekosistem telah tumbuh dan terhubungkan kuat antara internet nirkabel dengan industri seperti pariwisata, e-commerce, layanan jasa makanan dan minuman, ritel, kesehatan, pendidikan, dan hampir semua kategori perindustrian telah bergabung dalam ekosistem ini.

Kampanye kreatif nirkabel cenderung mendorong daya tarik yang lebih tinggi dan lebih efektif dalam mempengaruhi pikiran konsumen.

Sebagai perusahaan dengan daya pandang jauh ke masa depan, Oppo mengambil kesempatan ini sepenuhnya untuk memberikan para pengguna perangkat mereka sebuah pengalaman menikmati keindahan teknologi.

Baca juga : Ponsel Pintar tidak akan Serap Sepenuhnya Keuntungan Jaringan 5G

Untuk masa depan, Head of Oppp Global Internet Bussiness Liu Xiaobo mengatakan, pihaknya telah membangun Oppo App Market (Pasar Aplikasi OPPO) yang berkomitmen untuk menyediakan para mitra pencipta aplikasi dengan sumber daya aplikasi seluler yang mutakhir, kaya, dan aman.

"Pasar aplikasi ini bertindak sebagai sebuah pengalaman pengelolaan aplikasi satu atap yang mencakup keseluruhan siklus hidup aplikasi," katanya dalam keterangan resmi.

Platform terbuka ini memberdayakan para pengembang aplikasi dengan memberikan akses, fasilitas, dan fondasi untuk distribusi aplikasi di India, Tiongkok, Indonesia, dan seluruh Asia Tenggara, melalui OPPO App Market.

Ketika populasi Indonesia semakin maju dan paham teknologi, para pemain melihat potensi besar dalam penguatan ekosistem. Untuk usaha aplikasi seluler, Oppp menghadirkan potensi besar dalam e-commerce, produsen ponsel cerdas, serta merk yang membangun produk dengan daya tarik tinggi bagi generasi Millennials di negara ini.

"Sebagai negara dengan berpenduduk terbesar keempat, terdapat banyak pengembang aplikasi berbakat berpotensi unggul untuk berkembang dan belajar lebih baik lagi. Populasi muda ini merupakan para pebakat andal yang dapat semakin sukses dengan kemitraan IP global dalam bidang olah raga, seni, mode, hiburan, otomotif, pendidikan, nutrisi kesehatan, dan animasi," ujar Xiaobo.

Inovasi merupakan kemudi pendorong di balik pengembangan perusahaan teknologi. Oppo pimpin pengembangan tersebut dengan teknologi mutakhir seperti 5G, AI, Imaging (pencitraan), cloud (awan), dan material baru, serta terminal cerdas.

Sebagai perusahaan berteknologi unggul yang didorong oleh inovasi, Oppo memiliki lebih dari 2.000 paten berkategori 5G dan telah menyerahkan lebih dari 2.600 kontribusi kepada International Organization for Standardization (3GPP).

Terdapat banyak teknologi yang mendorong percepatan keberhasilan dalam peta mobilitas dunia. Pada saat komunitas pengembang merangkul teknologi ini, lanjut Xiaobo, akan terdapat potensi yang lebih besar lagi bagi mereka untuk menerapkan efisiensi usaha dan membangun masyarakat berbasis pengetahuan.

“Oppo secara konsisten mendobrak untuk senantiasa berada di posisi terdepan perkembangan teknologi nirkabel atau nirkabel mutakhir dunia dengan investasi di desain dan litbang, bersama-sama dengan mitra-mitra yang tepat. Pasar ponsel cerdas telah berkembang subur, itulah sebabnya perlu disandingkan dengan teknologi yang sama canggihnya. Negara Indonesia cukup cepat dalam beradaptasi dengan teknologi 3G dan 4G, dan kami pun yakin bahwa teknologi 5G akan mengubah arah perkembangan teknologi nirkabel masa depan. Kami berharap untuk bekerjasama sehingga mampu memberdayakan generasi muda, dan dengan demikian, mendorong pertumbuhan kami di Indonesia,” ungkap Liu Xiaobo. (RO/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More