Senin 03 Juni 2019, 17:30 WIB

Urus Visa AS, Siap-Siap Serahkan Detail Medsos

Willy Haryono | Internasional
Urus Visa AS, Siap-Siap Serahkan Detail Medsos

AFP/Lionel BONAVENTURE
Logo Facebook

 

HAMPIR semua pemohon visa Amerika Serikat (AS) nantinya harus menyerahkan detail akun media sosial masing-masing di bawah aturan terbaru.

Peraturan terbaru Kementerian Luar Negeri AS menyebutkan pemohon visa harus menyerahkan detail akun medsos dan surat elektronik selama lima tahun terakhir serta nomor telepon pribadi.

Saat diajukan tahun lalu, otoritas AS mengestimasi peraturan baru ini akan berimbas kepada sekitar 14,7 juta orang setiap tahunnya. Pemohon visa diplomatik dan kenegaraan akan mendapat pengecualian dalam peraturan ini.

"Kami terus mencari mekanisme terbaik untuk meningkatkan proses pemeriksaan demi melindungi warga negara kami, namun dengan tetap mendukung perjalanan orang-orang ke Amerika Serikat," ujar pernyataan resmi Kemenlu AS, dilansir dari laman BBC, Sabtu (1/6).

Sebelumnya, aturan ini telah diterapkan di AS, namun hanya untuk orang-orang tertentu.

Baca juga: Trump Sarankan Brexit tanpa Kesepakatan

Aturan diberlakukan bagi mereka yang pernah bepergian ke beberapa negara konflik dan dihuni sejumlah grup teroris. Namun dalam peraturan baru, hampir semua pemohon visa AS harus menyerahkan detail medsos.

Menurut seorang pejabat Kemenlu AS kepada media The Hill, pemohon visa yang ketahuan berbohong mengenai akun medsos akan menghadapi "konsekuensi serius dalam bidang keimigrasian."

Pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump pertama kali mengajukan proposal peraturan ini pada Maret 2018. Semasa kampanye, Trump menekankan isu imigran sebagai salah satu 'andalan' untuk mengalahkan Hillary Clinton.

Ia pernah menyerukan dilakukannya "pemeriksaan ekstrem" terhadap para imigran yang datang ke AS. Seruan itu disampaikan saat dirinya masih menjadi capres, maupun setelah menduduki posisi presiden. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More