Rabu 29 Mei 2019, 21:00 WIB

Telkom Lakukan Shutdown STO dan Modernisasi Jaringan

Mediaindonesia.com | Telecommunication Update
Telkom Lakukan Shutdown STO dan Modernisasi Jaringan

Dok Telkom
Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 2 Teuku Muda Nanta saat melakukan shutdown di STO Meruya Jakarta, Selasa (28/5).

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali melanjutkan modernisasi jaringan dengan mematikan (shutdown) Multi Service Access Network (MSAN) yang berada di Sentral Telepon Otomat (STO) wilayah Jabbotabek (Jakarta, Bogor, Banten, Bekasi). Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 2 Teuku Muda Nanta berkesempatan melakukan shutdown di STO Meruya Jakarta, Selasa (28/5).
 
Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 2 Teuku Muda Nanta menjelaskan modernisasi jaringan utilitas ini merupakan bukti komitmen Telkom untuk terus menerus membangun infrastruktur broadband di  seluruh Indonesia guna mempercepat terbentuknya masyarakat digital Indonesia.  

Baca juga: BP Batam Manfaatkan Blockchain untuk Integrasi Logistik

“Dengan modernisasi jaringan, masyarakat akan merasakan pengalaman baru menikmati layanan Information and Communication Technology (ICT) yang terintegrasi atau Internet of Things”, tambah Teuku Muda Nanta.
 
Sampai dengan Q1- 2019, Telkom Regional 2 Jabotabek sudah melakukan shutdown 10 STO dari target 36 STO selama periode 2019. Khusus untuk wilayah Jakarta Barat kali ini, ada 7 MSAN yang dimodernisasi, antara lain 2 MSAN yang berada STO Meruya, 1 MSAN di STO Cengkareng, 1 MSAN di STO Tegal Alur, 2 MSAN di STO Kosambi dan 1 MSAN di STO Kedoya.

Baca juga: Setoran Dividen Indofood Sukses Makmur 50% dari Laba 2018
 
“Telkom mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan Pemerintah Kota Jakarta Barat sehinga modernisasi jaringan ini terwujud”, kata Teuku Muda Nanta.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penurunan kabel udara tembaga menjadi kabel tanah tanam langsung. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Jakarta Barat. Keberadaan infrastruktur yang lebih mumpuni diharapkan mampu memberikan layanan komunikasi digital yang lebih baik dan modern yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. (RO/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More