Rabu 29 Mei 2019, 23:50 WIB

Masukan MUI Jadi Bahan Perbaikan Program Pesbukers Ramadan ANTV

Muhammad Fauzi | Humaniora
Masukan MUI Jadi Bahan Perbaikan Program Pesbukers Ramadan ANTV

Ist
Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi

 

MENYIKAPI masukan Majelis Ulama Indonesia (MUI), ANTV melakukan perbaikan program Pesbukers Ramadan dan Sahurnya Pesbukers.

"Kami senantiasa menghormati dan menghargai masukan untuk perbaikan program-program ANTV," kata General Manager Corporate Communication ANTV Monica Desideria, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (29/5) malam.

Menurut Monica Desideria, pernyataan MUI diterimanya sebagai masukan yang berharga, yang langsung direspons pihak ANTV, dengan melakukan perbaikan-perbaikan untuk mencegah terulangnya adegan dalam dua program yang dikritik MUI tersebut.

"Kami juga mendapat masukan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan kami langsung melakukan koordinasi dengan KPI untuk perbaikan program ini," katanya.

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi meminta agar pihak ANTV untuk berbesar hati, lantaran laporan MUI terkait program Pesbukers yang diminta untuk berhenti.

Dalam jumpa pers di Kantor Pusat MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, Masduki meminta agar ANTV mencoba memperbaiki programnya yang memang memiliki rating yang tinggi.

"Saya kira kita perlu berbesar hati dengan apa yang kami sampaikan kepada teman-teman ANTV, karena seluruh rangkaian acara pada ANTV tidak semuanya tidak bagus. Banyak yang bagus. Kalau ada hal yang tidak bagus tapi dapat ratingnya tinggi saya kira itu diperbaiki secara konten," ujar Masduki.


Baca juga: MUI Desak Tayangan Pesbukers Ramadan Disetop


Dalam kesempatan itu, MUIi mengevaluasi program Ramadhan di seluruh stasiun televisi nasional Indonesia, yakni Pesbuker Ramadan dan Sahurnya Pesbuker ANTV, serta Sahur Seger, Bukbernya Wo Banget dan Gado-Gado Sahur TransTV.

Menurutnya, MUI tidak memiliki hak untuk menutup program televisi yang dianggap memuat konten negatif, sebab MUI bukan lembaga yang diberi kewenangan oleh negara untuk menutup program di televisi tertentu.

Namun Masduki berharap dengan adanya evaluasi, seluruh tayangan khususnya tayangan Ramadan sesuai dengan ajaran agama Islam.

"Masukan dengan harapan akan ada kebijakan yang lebih bagus untuk menciptakan tontonan berbasis kreatif dan berbasis etik yang tinggi," ucap Masduki

Manager Corporate Communication ANTV, Ichwan Murni, mengakui, setelah mendapatkan arahan dan masukan dari MUI, pihaknya langsung melakukan perbaikan berdasarkan masukan dan arahan MUI tersebut.

"Terima kasih atas perhatian dan masukan dari MUI dan kami langsung melakukan perbaikan berdasarkan masukan itu," tandasnya. (OL-1)

 

Baca Juga

. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Pemerintah Akan Awasi Suhu Tubuh Masyarakat di Tempat Umum

👤Kautsar Bobi 🕔Kamis 28 Mei 2020, 05:38 WIB
Juru bicara pemerintah pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan petugas akan memantau suhu tubuh...
Dok. PRIBADI

Mengangkat Derajat Barang Bekas

👤Bagus Pradana 🕔Kamis 28 Mei 2020, 05:15 WIB
Berawal dari kegeramannya melihat penggunaan kantong plastik sekali pakai yang sulit diurai, perempuan ini menciptakan jaring katun yang...
DOK PRIBADI

Terinspirasi dan Termotivasi Anak

👤Bus/M-4 🕔Kamis 28 Mei 2020, 05:00 WIB
Menurut Jessica, kebetulan buku  yang ia bacakan kepada anaknya tentang penurunan air...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya