Selasa 28 Mei 2019, 18:20 WIB

Berdayakan Umat lewat Festival Kopi hingga Bicycle Kopi Kampung

mediaindonesia.com | Humaniora
Berdayakan Umat lewat Festival Kopi hingga Bicycle Kopi Kampung

Ist
Santri Millenial Center (Simac) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Kopi Kampung di halaman Masjid Cut Nyak Dien, Menteng

 

SANTRI Millenial Center (Simac) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Kopi Kampung di halaman Masjid Cut Nyak Dien, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Sebelumnya, Simac dan Baznas juga mengadakan Festival Kopi di Plaza Semanggi minggu lalu.

Rangkaian kegiatan di bulan Ramadan ini merupakan bentuk komitmen untuk mengimplementasikan gagasan pemberdayaan umat melalui kopi.

Bicycle coffee ini akan diberikan kepada para mustahiq dengan harapan bisa mendorong perekonomian dari kalangan bawah terutama di bulan Ramadan ini.

Nama branding Kopi Kampung menyimbolkan tentang kopi khas Nusantara.

Eric, 20, salah satu penerima manfaat program ini, mengaku senang bisa menjalankan usaha kopi.

"Karena di awal kami juga mendapatkan fasilitas pelatihan barista. Kami diajari bagaimana teknik meracik kopi dengan baik, semoga bulan Ramadan menjadi bulan keberkahan untuk kita semua," pungkasnya.

 

Baca juga: Penerapan Kawasan Tanpa Asap Rokok belum Maksimal

 

Presiden Direktur Simac, Nur Rohmanm berharap Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai bulan untuk ibadah puasa saja, tapi juga harus dimaknai sebagai bulan untuk memperkuat ekonomi umat.

"Dengan adanya bicycle coffee ini kami berharap jiwa entrepreneur di kalangan anak muda bisa dipacu," ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, juga mendukung penuh program ini.

"Program pemberdayaan kopi kampung ini merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan petani kopi yang sudah kami jalankan di Toraja.

Saya kira bicycle kopi kampung ini potensial untuk dikembangkan di titik-titik Jakarta untuk menambah keindahan kota seperti di daerah Sudirman.

Selanjutnya kita dapat bekerja sama dengan Pemda DKI agar Kopi Kampung ditempatkan di spot-spot strategis di Jakarta. Program ini sangat berpotensi untuk bisa menjadi ikon wisata dan menarik minat wisatawan seperti di kota-kota besar lainnya," ucapnya. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More