Selasa 28 Mei 2019, 12:00 WIB

MotoXpress Tawarkan Penggantian Ban Lewat Mesin Tire Charger

Ghani Nurcahyadi | Otomotif
MotoXpress Tawarkan Penggantian Ban Lewat Mesin Tire Charger

Dok. MotoXpress
Salah satu outlet MotoXpress

KONDISI ban motor yang prima sangat dibutuhkan ditengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini. Ban yang sudah mulai botak atau aus sudah pasti tidak dianjurkan untuk digunakan untuk menaiki motor.

Ketika ban sudah aus atau mengalami kebotakan, maka ban tersebut sudah terhitung “kritis” dan harus segera diganti. Selain itu, penggantian ban juga harus diperhatikan dengan baik pemasangannya, jangan sampai ada yang salah. 

Sebab, salah pemasangan ban dapat mengurangi kenyamanan berkendara hingga bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Penggantian ban sebaiknya menggunakan mesin Tire Changer. Semua outlet MotoXpress telah menggunakan mesin tire changer dan nitrogen sehingga pemasangan ban menjadi lebih cepat, tidak merusak velg, serta posisi ban menjadi lebih presisi saat digunakan.

Baca juga : Tetap Fokus Berkendara di Bulan Puasa

MotoXpress merupakan jaringan toko ban independen berkonsep retail modern resmi PT. Gajah Tunggal Tbk yang menyediakan produk ban motor IRC & Zeneos. Toko ban ini sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai bentuk layanan penjualan setiap pemasangan ban di Motoxpress berhak mendapatkan gratis bongkar pasang dan nitrogen.

Selama periode 24 Mei hingga 17 Agustus 2019, pengendara motor yang melakukan penggantian ban IRC atau Zeneos di MotoXpress akan mendapatkan voucher potongan diskon 50% pembelian oli merek Gulf. 

Sebaliknya, pembelian oli Gulf di MotoXpress akan mendapatkan voucher potongan diskon pembelian ban IRC atau Zeneos maksimal Rp 10.000 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Promo tersebut hanya berlaku di outler MotoXpress yang berpartisipasi, diantaranya di Populer Ban Kebon Jeruk, Warung Ban Depok, Asia Motor Jakarta Timur, Purnama Motor Cakung, Rajawali Motor Cianjur, dan MBS Motor Bandung. (RO/OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More