Polisi Diminta Tindak Tegas Dalang Rencana Pembunuhan 4 Tokoh RI

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Senin, 27 Mei 2019, 20:50 WIB Politik dan Hukum
Polisi Diminta Tindak Tegas Dalang Rencana Pembunuhan 4 Tokoh RI

MI/Susanto
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto

KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia berhasil menangkap 6 tersangka yang diperintahkan untuk membunuh 4 tokoh nasional. Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal, saat konferensi pers tadi siang.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, angkat bicara.

"Kepolisian perlu berkonsentrasi siapa yang berada di belakang ini. Tentu saja mereka punya kekuatan modal yang cukup besar, mereka yang punya kekuatan uang dibalik dalang ini," ujarnya di Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Hasto meminta kepolisian menindak tegas oknum yang mendalangi rencana pembunuhan tokoh nasional tersebut. Kelompok pelaku yang berencana membunuh 4 tokoh nasional terungkap ketika salah satu tersangka ditangkap di Hotel Megaria, Cikini, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5) pukul 11.30 WIB.


Baca juga: Wiranto, Luhut, Tito, Adian dan Yunarto Jadi Target Pembunuhan


"Hentikan berbagai tindakan kekerasan yang dari sponsor yang membenturkan rakyat dengan polri. Kami minta tindak tegas kepada polri. Kami percayakan sepenuhnya kepada aparat kepolisian," terang Hasto.

Menurutnya, Polri dan TNI tidak bisa dibenturkan oleh keinginan suatu pihak. Pasalnya, rakyat Indonesia tidak gampang diadu domba karena selama kericuhan 22 Mei lalu, pihak aparat keamanan bahu membahu mengamankan kondisi di sekitar Jakarta.

"Aparat keamanan dan masyarakat akan bersama-sama menghadapi mereka yang mempromosikan tindakan kekerasan ideologi kegelapan. Oknum yang tidak bisa hidup di negara yang cinta damai ini," ucap Hasto.

Masyarakat mendukung itu buktinya apresiasi diberikan pada TNI dan Polri, karena mereka tahu TNI dan Polri jadi alat negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan," tandasnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More