Senin 27 Mei 2019, 18:01 WIB

Yusril Tertawa Prabowo Ingin Dilantik MK Jadi Presiden

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Yusril Tertawa Prabowo Ingin Dilantik MK Jadi Presiden

Antara
Ketua kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra (tengah) berkonsultasi dengan petugas di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (27/5).

 

KETUA kuasa hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Yusril Ihza Mahendra menanggapi santai tuntutan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yakni dilantik menjadi presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).

Yusril mengingatkan kembali bahwa MK tidak memiliki kewenangan untuk melantik capres menjadi seorang presiden. "Hahahaha, baca saja apa kewenangan yang dimiliki oleh MK," ujar Yusril di Gedung MK, Jakarta, Senin (27/5).

Baca juga:  KPU Heran BPN Gugat 17,5 Juta DPT Invalid ke MK

Yusril menegaskan, berdasarkan Pasal 475 ayat 2 UU Pemilu, MK hanya berwenang untuk mengadili hasil penghitungan suara. MK juga sebagai pintu akhir memutuskan sengketa pemilu. Putusan MK merupakan putusan akhir yang harus ditindaklanjuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kalau mohon kepada MK namanya sebagai memohon ya boleh saja. Apakah akan dikabulkan atau tidak kita serahkan sepenuhnya kepada hakim MK," ujarnya.

Di hari yang sama, Yusril bersama dengan rombongan tim kuasa hukum TKN menyambangi gedung MK untuk berkonsultasi hal-hal teknis terkait persidangan. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Wakil Ketua Tim Hukum Arsul Sani, Sekretaris Ade Irfan Pulungan dan Tim Ahli Juri Ardiantoro. (Uta/A-5)

 

Baca Juga

MI/Pius Erlangga

KPK Ajukan Banding Vonis Imam Nahrawi

👤Dhika kusuma winata 🕔Kamis 02 Juli 2020, 13:35 WIB
KPK menilai vonis bagi Imam Narawi belum memenuhi rasa keadilan. Sehingga memutuskan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi...
Dok Kejagung

Kejagung Periksa Pejabat OJK Dalami Kasus Jiwasraya

👤RO/Micom 🕔Kamis 02 Juli 2020, 13:22 WIB
keterangan 4 pejabat OJK dianggap perlu untuk mengetahui proses pengawasan pengelolaan investasi...
MI/M Soleh

Soal Djoko Tjandra, MAKI Akan Laporkan Imigrasi ke Ombudsman

👤Dhika kusuma winata 🕔Kamis 02 Juli 2020, 12:51 WIB
MAKI akan melaporkan ke Ombudsman kemungkinan maladministrasi atas bobolnya sistem kependudukan dan paspor pada sistem imigrasi yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya