Senin 27 Mei 2019, 16:45 WIB

Bea Cukai Malang Sita Ratusan Botol Miras Ilegal

mediaindonesia.com | Nusantara
Bea Cukai Malang Sita Ratusan Botol Miras Ilegal

Dok. Bea Cukai Malang
Bersinergi dengan Pemkot Malang, Bea Cukai Malang amankan ratusan botol miras ilegal

 

BEA Cukai Malang bersama Satpol PP Pemerintah Kota Malang berhasil mengamankan ratusan botol miras ilegal di dua tempat di Kota Malang, Kamis (23/5). Operasi gabungan ini merupakan upaya Bea Cukai Malang bersama Pemkot Malang memberantas peredaran rokok dan miras ilegal di wilayah Malang Raya.

Kepala Kantor Bea Cukai Malang Rudy Hery Kurniawan mengungkapkan operasi gabungan kali ini dilaksanakan dengan melakukan penyisiran ke tempat-tempat penjualan miras di Kota Malang.

“Setelah dilakukan briefing bersama dengan Satpol PP, petugas gabungan langsung bergerak menuju tempat-tempat penjualan miras, dari empat tempat penjualan miras yang dilakukan penyisiran, dua diantaranya dilakukan penindakan dengan inisial L dan A,” kata Rudy.

Baca juga: Bea Cukai Kediri Rampungkan Berkas Tersangka Miras Ilegal

Dari operasi tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan 185 botol miras yang dijual tanpa izin. Botol tersebut langsung disegel dan dibawa ke kantor Bea Cukai Malang.

“Total sebanyak 185 botol kami lakukan penyegelan dan dibawa ke Kantor Bea Cukai Malang, dengan rincian dari tempat L sebanyak 153 botol dan dari tempat A sebanyak 32 botol,” jelas Rudy.

Dalam rangka mengoptimalkan pengawasan terhadap rokok dan miras ilegal di wilayah Kota Malang, Bea Cukai akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam memberantas peredaran barang-barang ilegal.

“Tidak hanya fokus di rokok saja, miras juga kami awasi peredarannya. Karena pengawasan peredaran rokok dan miras di wilayah Malang Raya ini merupakan tugas kami, Bea Cukai Malang,” pungkas Rudy.(RO/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More