Senin 27 Mei 2019, 18:00 WIB

Kerugian DKI Jakarta Akibat Aksi 22 Mei Capai Rp400 Juta

Nur Azizah | Megapolitan
Kerugian DKI Jakarta Akibat Aksi 22 Mei Capai Rp400 Juta

MI/ADAM DWI
Suasana aksi 22 mei di depan Gedung Bawaslu, Jakarta.

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengalami kerugian hingga Rp400 juta akibat kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei 2019. Kerugian terbesar karena kerusakan taman dan pagar pembatas di beberapa titik kerusuhan.

"Kerugian itu banyak soal tanaman, taman-taman. Kalau divaluasi kerugiannya mencapai Rp400an juta," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Anies tidak memerinci kerugian yang diderita masing-masing aspek. Ia memastikan seluruh tanaman yang rusak akibat kerusuhan itu akan diganti dengan yang baru.

Perusuh juga menyasar pos penjagaan dan jala pembatas di sekitar Jalan MH Thamrin. Salah satu kerusakan yang cukup parah terlihat di kawasan Tanah Abang hingga Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

Baca juga: Elite Diminta Bertanggung Jawab Atas Insiden Kerusuhan 21-22 Mei

"Pos-pos yang kemarin dirusak akan kita diperbaiki," ucap dia.

Selain Pemprov DKI, Perumda Pasar Jaya juga merugi. Angka kerugian yang dialami Pasar Jaya fantastis, yakni sekitar Rp200 miliar.

Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan Rp200 miliar itu total kerugian yang diderita 1.400 pedagang di Pasar Tanah Abang.

Selain Pasar Tanah Abang, Pasar tradisional Tomas di Slipi, Jakarta Barat, juga tutup karena aksi tersebut. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More