Senin 27 Mei 2019, 13:19 WIB

Bamsoet Minta Pengusaha Bayar THR Sesuai Ketentuan

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Bamsoet Minta Pengusaha Bayar THR Sesuai Ketentuan

Dok DPR RI
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

 

KETUA DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan kepada para pengusaha agar tidak telat membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya. Sebagaimana ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan, THR wajib diterima oleh para pekerja H-7 sebelum Idul Fitri.

"THR merupakan hak bagi para pekerja dan kewajiban bagi para pengusaha. Jika THR dibayar sebelum H-7, para pekerja pasti akan senang sekali. Pada akhirnya, pengusaha juga yang diuntungkan karena para pekerja bisa termotivasi dalam bekerja dan meningkatkan produktifitas mereka," ujar Bamsoet saat menghadiri buka puasa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta, Minggu (26/5).

Baca juga: Bawaslu Tolak Laporan BPN yang Kembali Memperkarakan Situng

Hadir dalam acara ini antara lain Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Abdul Latief, Agung Laksono, Erick Thohir, Maruarar Sirait, Ketum HIPMI Bahlil Lahadalia beserta pengurus dan anggota HIPMI lainnya.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen ini juga meminta para pekerja tetap melakukan aktivitas pekerjaan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Jangan karena Ramadhan dan mau mendekati Idul Fitri, menjadi alasan menurunkan produktifitas.

"Hubungan para pekerja dan pengusaha harus harmonis. Jangan hanya menuntut hak, namun melupakan kewajiban. Pekerja merupakan tulang punggung sebuah perusahaan, jika tidak bisa melakukan pekerjaan secara profesional, maka perusahaan tidak bisa berdiri tegak," tutur Bamsoet.

Baca juga: KPK Periksa Bupati Jepara

Selain itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap HIPMI mampu menjadi wadah bagi para pengusaha untuk meningkatkan kemampuan di era revolusi industri 4.0. Para pengusaha muda harus mampu menguasai teknologi serta informasi guna menghindari ketertinggalan dan mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

"Era revolusi industri 4.0 merupakan tantangan tersendiri bagi HIPMI. Saya mendorong para anggota HIPMI untuk terus meningkatkan kemampuan adaptasi dan bisnis. Karena, persaingan global kedepan akan semakin sulit dan dunia berubah dengan cepat," pungkas Bamsoet. (RO/OL-6)

Baca Juga

ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA

Meski Terdampak Pandemi, OJK Nilai Industri Perbankan Sehat

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 02 Juli 2020, 13:43 WIB
Tingkat permodalan dan likuiditas perbankan masih dalam kondisi yang aman. Rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan sebesar 22,16% (di...
MI/RAMDANI

Penyerapan Subsidi Bunga KUR Terealisasi 37,90%

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 02 Juli 2020, 13:30 WIB
Deputi Bidang Pembiayaan, Hanung Harimba Rachman, mengatakan anggaran subsidi bunga KUR terealisasi sebesar Rp5,219 triliun dari pagu...
Antara/Zabur Karuru

Manfaat RUU Cipta Kerja akan Dinikmati Masyarakat di Masa Datang

👤Deri Dahuri 🕔Kamis 02 Juli 2020, 13:18 WIB
RUU Cipta Kerja ini diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah lama hadir di Indonesia yakni keruwetan regulasi dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya