Senin 27 Mei 2019, 12:33 WIB

Usma, Korban Penjarahan Aksi 22 Mei, Siap Jualan Lagi

Usma, Korban Penjarahan Aksi 22 Mei, Siap Jualan Lagi

Antara/Agus Salim
Usma, korban penjarahan aksi 22 Mei setelah bertemu Presiden Joko Widodo

 

USMA, 64, seorang pedagang di Jalan Wahid Hasyim Jakarta, korban kericuhan 22 Mei 2019, akan berjualan lagi setelah merayakan Lebaran 2019 di kampung halamannya.    

"Disuruh jualan lagi aja, kerja keras lagi," kata Usma usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Senin (27/5).    

Usma mengatakan hal itu menanggapi pertanyaan pesan apa yang disampaikan kepada dirinya dalam pertemuan itu.  

"Paling habis lebaranlah," imbuh Usma menjawab pertanyaan kapan akan mulai berjualan lagi.    

Ia menyebutkan selain mendapat baju ganti untuk pakaiannya yang ludes akibat kericuhan itu, ia juga mendapat uang tambahan belanja dari Jokowi.    

Ia mengatakan akan tetap berjualan di lokasi yang selama ini ditempatinya untuk berdagang tersebut.    

Baca juga: Usma, Korban Penjarahan Aksi 22 Mei, Bertemu Jokowi

Ia juga menyebutkan usai kejadian 22 Mei 2019, ia pulang ke kampung halamannya di Kuningan, Jawa Barat.    

"Saya kan sudah mudik, (tapi) hari ini diantar polisi ke sini," katanya.

Dalam pertemuan dengan Jokowi, ia berharap Jakarta akan aman-aman saja dari gangguan keamanan.    

Ia menyebutkan akibat kericuhan itu, ia merugi sekitar Rp20 juta karena barang dagangan dijarah pericuh.    

"Yang tersisa cuma sabun sabun gitu. Rokok habis, teh botol, minuman habis," katanya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More