Senin 27 Mei 2019, 07:40 WIB

Komitmen Jokowi Terus Wujudkan Indonesia Sentris

Astri Novaria | Ekonomi
Komitmen Jokowi Terus Wujudkan Indonesia Sentris

AFP
Presiden RI Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo selalu menekankan pemerataan pembangunan di wilayah Indonesia. Pembangunan tidak hanya berpusat di Jawa dan Sumatera. Namun, di beberapa wilayah, diketahui suara calon presiden petahana ini anjlok.

"Kita ini membangun negara ya, misalnya membangun jalan, pelabuhan, airport, jalan tol, pembangkit listrik. Kan tidak berpikir nanti dapat suara. Tidak. Kalau ada yang menghargai dan mengapresiasi, ya silakan," ujar Jokowi saat menerima Media Indonesia dan Mediaindonesia.com di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5).

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Kunci Optimalisasi Dana Asing

Meskipun demikian, Jokowi berkomitmen proyek-proyek pembangunan akan terus dikejar pemerintah di berbagai wilayah. Dalam 4 tahun terakhir, pemerintah tercatat telah membangun 784 kilometer jalan tol di seluruh Indonesia. Pada akhir 2019, sepanjang 1.864 kilometer jalan tol ditargetkan dapat diselesaikan. Pembangunan infrastruktur ini dinilai Jokowi penting dalam berkompetisi dengan negara-negara lain.

"Iya terus, dari Sabang sampai Merauke, Aceh sampai Papua. Memang tugas kita membangun negara ini. Tidak ada berkakulasi, wah saya membangun jalan nanti dapat suara. Tidak seperti itu," pungkasnya.

Adapun sebelumnya, suara Jokowi-Ma'ruf Amin, khususnya di Jawa dan Sumatera, diketahui menurun elektabilitasnya. Hal ini pun diakui oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani. "Ya ada (penurunan), terutama di beberapa daerah Jawa di Sumatera, kemudian di wilayah tertentu di Jawa Barat juga ya. Itu memang ada," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/3) lalu.

Arsul mengatakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf tidak merosot jauh. Penurunan itu, lanjutnya hanya berada pada kisaran di bawah 2%. "Ada penurunan, tetapi juga tidak kemudian anjlok. Adalah beberapa point aja," ungkapnya. (Pol/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More