Minggu 26 Mei 2019, 15:45 WIB

Satpol PP akan Data Pedagang di Trotoar Tanah Abang

Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan
Satpol PP akan Data Pedagang di Trotoar Tanah Abang

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Warga melihat barang dagangan yang dijual pedagang kaki lima (PKL) di trotoar jembatan penyeberangan multiguna (skybridge) Tanah Abang.

 

KERAMAIAN di Tanah Abang menjelang Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan para pedagang untuk menggelarkan dagangan mereka. Tidak sedikit dari mereka membuka lapak daganganya di atas trotoar hingga memakan badan jalan.

Mengantisipasi hal tersebut Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan pihaknya melakukan upaya penataan agar keberadaan pedagang di trotoar dan badan jalan tidak menganggu pengguna jalan.

"Untuk di trotoar, karena banyaknya pedagang maka kemudian kita atur kita tata sedemikian rupa. Prisipnya adalah mereka kita halau tidak boleh lagi dagang di trotoar, " kata Arifin saat dihubungi, Jakarta, Minggu (26/5).

Ia mengatakan jika sekiranya para pedagang tidak dapat dihalau untuk tidak berdagang di trotoar pihaknya akan terus menggeser mundur para pedagang.

"Jika sekiranya itu (penghalauan) tidak bisa kita tekan, kita lakukan namanya istilahnya menggeser, kita akan meminta para pedagang untuk mundur, mundur sekitar 1 meter sampai 2 meter lebih sehingga space pejalan kaki di trotoar terbuka dan pengunjung dapat berjalan, " ungkapnya.

Sementara untuk para pedagang yang berdagang hingga badan jalan pihaknya akan berupaya mengusir mereka.

"Kita berupaya jangan sampai para pedagang masuk ke badan jalan, jika mereka berdagang di badan jalan tentunya kita akan usir, kita akan halau untuk tidak berdagang di badan jalan kita upayakan selalu seperti itu," jelasnya.

Baca juga: Kembali Buka, Tanah Abang Diserbu, Parkir Liar Merajalela

Ia meminta masyarakat yang berkunjung atau melintas di kawasan Tanah Abang dapat memaklumi kondisi pasar Tanah Abang saat ini, karena jumlah para pedagang dan pengunjung yang membeludak.

"Jika kita melihat kondisi ini tidak imbang antara pengunjung dan perdagang dengan jumlah Satpol PP yang berjaga, perlu dipahami bahwa ini hanya posisi tradisi menjelang lebaran setelah itu akan kembali normal, " tuturnya.

Kendati demikian, pihaknya akan terus berupaya menertibkan para pedagang yang berjualan di area-area yang dilarang.

"Tapi tetap prinsip yang saya katakan bahwa para pedagang berdagang di atas trotoar tetap tidak pernah kita izinkan, " tegasnya. (OL-2)

Baca Juga

Antara/Muhammad Adimaja

Dalam Dua Pekan Hampir 3.000 SIKM Diterbikan Pemprov DKI Jakarta

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 02 Juni 2020, 23:56 WIB
Sementara permohonan yang ditolak mencapai 36.857 permohonan SIKM dan menunggu validasi penjamin ada 1.680 permohonan dan 19.577 permohonan...
AntaraDhemas Reviyanto

Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Perusahaan Didenda Rp20 Juta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 23:29 WIB
Penemuan ini berdasarkan sidak yang dilakukan pada hari ini. Atas pelanggaran itu, Disnaker memberikan sanksi denda kepada perusahaan...
MI/Susanto

Polisi: Dwi Sasono tidak Terindikasi Jaringan Pengedar Narkoba

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 22:56 WIB
PENYIDIK Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan tidak menemukan adanya indikasi aktor Dwi Sasono alias DS terlibat dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya