Sabtu 25 Mei 2019, 18:00 WIB

Parkir Liar Kembali Merajalela di Tanah Abang

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Parkir Liar Kembali Merajalela di Tanah Abang

MI/Rifaldi
Parkir Liar di Kawasan Tanah Abang

 

PARKIR liar kembali merajalela di Tanah Abang tepatnya di Jalan KH Mas Mansyur dari arah Karet menuju Pasar Tanah Abang Blok B.

Parkir motor yang tidak resmi ini berbaris dari Masjid Jami Al Ma'mur hingga ke tikungan di sisi Gedung Blok B. Motor-motor para pembeli serta pedagang Pasar Tanah Abang ini diparkir hingga lima banjar dan memakan hingga dua lajur Jalan KH Mas Mansyur.

Rini, 45, salah satu pembeli baju di Pasar Tanah Abang asal Jakarta Barat merasa terganggu dengan adanya parkir liar tersebut. Selain membuat keadaan semrawut, jalanan juga menjadi macet.

Dibutuhkan waktu tempuh hingga 30 menit menuju Blok B dari Stasiun Karet menggunakan angkutan mikrolet akibat kemacetan tersebut. Padahal jarak kedua tempat kurang dari 2 km.

"Saya kira habis demo terus ditutup kemarin orang-orang pada takut bawa kendaraan jadi lalu lintas bisa lancar. Tapi ternyata sama saja. Macetnya kebangetan," ujar Rini kepada Media Indonesia, Sabtu (25/5).

Baca juga: Parkir Liar Tanah Abang Dipicu Pengunjung yang Membeludak

Rini memang terbiasa menggunakan angkutan mikrolet yang wara-wiri ke Tanah Abang. Menurutnya selain lebih murah, menggunakan mikrolet lebih nyaman terlebih saat membawa banyak barang hasil berburu di Tanah Abang.

Namun, musuh utama Rini memanglah kemacetan yang tidak bisa dihindari.

"Kalau naik ojek selain mahal juga ga bisa bawa barang banyak kan. Ini saya biasa bawa dua buntal belanjaan. Naik angkot lebih murah, kalau bawa banyak ya sekiranya kasih ongkos lebih sedikit, sopir nggak keberatan," tukasnya.

Ia pun berharap ada perbaikan terhadap Pasar Tanah Abang. Terlebih saat ini Jakarta telah dipimpin oleh gubernur baru.

"Ya masa dari tahun ke tahun nggak ada perubahan di sini. Yang macet banget itu sebetulnya di sini di Blok A, Blok B sama Pasar Metro. Kalau Blok G itu kan sepi, siapa yang belanja di situ? Di sini justru ramainya. Jadi harusnya yang ditata ya di sini," ujarnya. (OL-7)

Baca Juga

  MI/Siswantini Suryandari

Esok Jam Operasional KRL masih Dibatasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 24 Mei 2020, 23:44 WIB
"Perjalanan KRL dengan jam operasional pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari kemudian dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari...
Antara

Jakarta sudah Tes 129 Ribu Sampel Korona

👤Ant 🕔Minggu 24 Mei 2020, 21:01 WIB
Total sebanyak 115.042 orang telah menjalani tes cepat dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 % dengan rincian 4.421 orang dinyatakan...
MI/Andri Widiyanto

Sudah Dilarang, Warga Masih Berziarah Saat Lebaran

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 24 Mei 2020, 18:44 WIB
Padahal Jakarta tengah menerapkan PSBB untuk menekan kasus covid-19 yang terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya