Sabtu 25 Mei 2019, 17:00 WIB

TKN Siap Hadapi BPN di MK

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
TKN Siap Hadapi BPN di MK

MI/ROMMY PUJIANTO
Direktur Advokasi dan Hukum TKN Ade Irfan Pulungan di Jakarta,

 

DIREKTUR Advokasi dan Hukum TKN Ade Irfan Pulungan mengaku pihaknya sudah siap berhadapan dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) dalam persidangan gugatan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019. Diketahui, jadwal persidangan pertama yakni pembacaan pendahuluan pada Jumat (14/6).

"Kami sudah siap dengan alat bukti C1 jika dibutuhkan. Di dalam hukum, siapa yang mendalilkan dia harus membuktikan itu secara materiil. Lakukan proses hukum, bukan provokasi di jalanan. Tapi, kami apresiasi Pak Prabowo (Subianto) akhirnya menempuh jalan konstitusi untuk sengketa pilpres" ujarnya di D'Consulate Resto, Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (25/5).

Dalam persidangan MK nanti, TKN diketahui sebagai pihak terkait, sedangkan KPU menjadi pihak termohon. Ade mengaku bahwa saat ini tim hukum TKN merumuskan jawaban apa saja yang untuk diepersiapkan dalam persidangan MK nanti. Menurutnya, jika BPN mempertanyakan kecurangan di 21 provinsi yang memenangkan Jokowi, maka tim hukum TKN sudah mempersiapkan bukti.

Baca juga: TKN Ingatkan Prabowo-Sandi Jangan Salah Langkah

Selain itu, Ade menyebut pihaknya telah menyiapkan empat komponen tim hukum TKN yang terlibat dalam persidangan MK nanti.

"Mereka yang terdiri dari advokat parpol pengusung, dari tim hukum internal kami. Lalu yang ketiga dari komponen bang Yusril Ihza Mahendra (Ketua Tim Hukum TKN) dan keempat dari keinginan professional lawyer yang ingin bergabung. Nanti head to head (dengan BPN), sudah ada komposisi. Kami sangat siap itu," jelas Ade.

Adapun nama-nama yang masuk dalam tim hukum TKN selain Yusril ialah sebagai wakil ketua tim ada Arsul Sani, Trimedya Panjaitan, Teguh Samudra, serta Luhut Pangaribuan. Sebagai sekretaris tim ada Ade Irfan Pulungan dan para anggota tim terdiri dari Arteria Dahlan, Hermawi Taslim.

Adapun tim ahli serta tim materi yang akan disiapkan dalam persidangan seperti Ari Wibowo, I Gusti Putu Artha, serta Christina Aryani yang berasal dari kalangan partai koalisi Indonesia Kerja (KIK). (OL-7)

Baca Juga

MI/Bagus Suryo

Khofifah Larang Muslimat Dukung Paslon Dalam Pilkada

👤Bagus Suryo 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:00 WIB
PIMPINAN Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama melarang organisasi Muslimat digunakan untuk mendukung pasangan calon (paslon) dalam Pilkada...
Dok. MI/Rommy Pujianto

KPK Ingatkan Seli dari Daniel ke KSP sebagai Barang Milik Negara

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 14:45 WIB
KPK mengingatkan pemberian 15 unit sepeda lipat ke Kantor Staf Presiden (KSP) harus dicatat sebagai barang milik...
Antara/Mohammad Ayudha

Bawaslu Koreksi Data 2 Juta Pemilih dalam Pilkada 2020

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 14:44 WIB
Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat data pemilih yang tidak memenuhi syarat. Seperti, meninggal dunia, berstatus di bawah umur,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya