Sabtu 25 Mei 2019, 13:16 WIB

Dampak Pemindahan, Tarif Tol Naik Dua Kali Lipat

Reza Sunarya | Nusantara
Dampak Pemindahan, Tarif Tol Naik Dua Kali Lipat

Antara
Pemindahan pintu gerbang Cikarang utama ke Cikampek utama dan Kalihurip utama berdampak terjadinya kenaikan tarif tol.

 

PEMINDAHAN pintu gerbang Cikarang utama ke Cikampek utama dan Kalihurip utama berdampak terjadinya kenaikan tarif tol. Para pengguna tol mengeluhkan naiknya tarif tol yang berlipat ganda.

Yanti, salah seorang pengguna jalan tol mengaku keberatan dengan tarif tol yang nilainya dua kali lipat lebih. Menurut Yanti, untuk tarif tol dari Karawang Barat ke Jatiluhur dari semula Rp13.500 menjadi Rp28.500. Kenaikan tarif tersebut tanpa sosialisasi dan sangat memberatkan para pengguna jalan tol. Terlebih lagi kata Yanti, tarif yang tiba-tiba naik tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas jalan tol. Bahkan klaim jarak Jakarta-Bandung yang bisa ditempuh selama dua jam hanyalah angan-angan.

"Kenaikan sangat fantastis. Jelas ini sangat memberatkan. Belum lagi kemacetan di ruas tol Jakarta-Cikampek," kata Yanti, Sabtu (25/5).

baca juga: Syukuran TKN Bagikan Ribuan Bingkisan Untuk Guru Ngaji

Sementara Humas PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek ,Hendra Damanik  dikonfirmasi terkait keluhan kenaikan tarif tol, mengaku masalah kenaikan tarif bukan kewenangan PT Jasa Marga.

"Soal tarif kita tidak bisa kasih keterangan karena itu kewenangan Kementerian PUPR. Jasa Marga hanya menjalankan saja," kata Hendra Damanik. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More