Sabtu 25 Mei 2019, 10:12 WIB

Pos Penjagaan Mako Brimob Purwokerto Ditembak Orang tak Dikenal

Liliek Dharmawan | Politik dan Hukum
Pos Penjagaan Mako Brimob Purwokerto Ditembak Orang tak Dikenal

Mi/Liiliek Dharmawan
Tim Inafis melakukan pemeriksaan di posko penjagaan Mako Brimob Purwokerto, Sabtu (25/5).

 

POS Penjagaan Mako Brimob Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) ditembak oleh  orang tak dikenal pada Sabtu (25/5) dini hari. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB dan pelakunya menggunakan mobil minibus. Polisi belum memberikan konfirmasi resmi terkait dengan kejadian tersebut.

Berdasarkan pemantauan Media Indonesia di lokasi, Mako Brimob yang berada di Watumas, Purwokerto Utara tersebut ditutup rapat pintu gerbangnya. Sejumlah aparat Brimob berseragam dengan senjata laras panjang menjaga ketat Mako.

Sementara Ketua RT 01/RW 03 Kelurahan Purwanegara, Riyadi, mengaku mendengar dua kali suara letusan sangat keras. Ia pun terbangun saat mendengar suara letusan.

"Saya mendengar suara letusan, begitu keras. Sehingga saya terbangun, tetapi tidak berani keluar. Saya mendengar letusan seperti tembakan dua kali," ungkapnya.

Dia berani keluar setelah suasana di luar terdengar ramai.

"Saya keluar sekitar pukul 03.00 WIB. Saya keluar karena memang sudah ramai. Ternyata ada penembakan pos penjagaan Brimob," ujarnya.

Sedangkan Herlina, pemilik warung depan Mako Brimob menuturkan ia mendengar suara letusan sebanyak tiga kali.

"Kalau saya mendengar letusan sebanyak tiga kali. Saya kira ada penangkapan penjahat. Ternyata ada penembakan di posko penjagaan," jelasnya.

baca juga: Korban Penjarahan 22 Mei Bangkit Kembali

Hingga kini, polisi belum memberikan konfirmasi resmi soal peristiwa penembakan tersebut. Tetapi Tim Inafis Polres Banyumas telah turun untuk melakukan olah TKP. Tim Inafis melakukan pemeriksaan di posko penjagaan sampai naik ke atap pos dan membuka genting. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More