Jumat 24 Mei 2019, 20:36 WIB

Ekonomi Global Tekan Ekspor Otomotif Nasional

RO | Otomotif
Ekonomi Global Tekan Ekspor Otomotif Nasional

MI:Cri Qanon Ria Dewi
Volume ekspor Toyota pada Januari hingga April 2019 tercatat sebanyak 61.600 unit atau turun 6%.


GEJOLAK perekonomian global serta adanya tendensi proteksionisme di beberapa negara mulai membawa dampak bagi pertumbuhan ekspor otomotif nasional. Volume ekspor kendaraan utuh (complete build up/CBU) bermerek Toyota pada Januari hingga April 2019 tercatat sebanyak 61.600 unit atau turun 6% dibandingkan periode yang sama 2018 dengan jumlah 65.700 unit.

Beberapa penyebab turunnya kinerja ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota antara lain dikarenakan kondisi perekonomian di negara destinasi tujuan ekspor, terutama di kawasan Timur Tengah dan Filipina.

Dari total volume ekspor CBU bermerek Toyota tersebut, kontributor terbesar masih dipegang oleh model sport utility vehicle (SUV) Fortuner dengan volume 14.400 unit atau 23% dari total volume ekspor. Peringkat kedua pada Rush dengan volume 12.600 unit (20%), serta Agya ditempat ketiga dengan volume 10.800 unit (18%).

Model-model lainnya adalah Vios sebanyak 7.500 unit, Avanza 8.400 unit, Kijang Innova, Sienta, Yaris serta Town Ace/Lite Ace dengan total volume 7.900 unit.

Menanggapi kondisi performa ekspor yang tertekan, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam menjelaskan bahwa situasi yang terjadi saat ini merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan dan menjadi resiko yang telah diperhitungkan oleh korporasi.

"Naik turunnya kondisi perekonomian di sebuah negara tujuan ekspor merupakan hal di luar kontrol atau kendali kita dan tidak terhindarkan. Namun demikian, hal-hal seperti ini tentu telah kami perhitungkan dalam manajemen resiko," ungkap Bob Azam. (S-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More