Bunga Jelitha Bahagia Berbagi Senyum

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Sabtu, 25 Mei 2019, 01:00 WIB Hiburan
Bunga Jelitha Bahagia Berbagi Senyum

MI/ PERMANA
Bunga Jelitha Ibrani

BUNGA Jelitha Ibrani, 27, didapuk menjadi Duta Smile Train, salah satu organisasi nirlaba internasional yang memberikan bantuan bagi anak-anak yang punya celah bibir atau langit-langit. Kepedulian perempuan yang pernah menyabet gelar Supermodel of Asia Pacific 2011 itu bukan tanpa alasan.

Ia bercerita, perannya sebagai Putri Indonesia 2017 telah membawanya untuk menyelami betapa pentingnya upaya penyadaran masyarakat untuk membantu para penderita bibir sumbing di Tanah Air. Ketika itu, ia harus mendampingi Miss Universe 2016 Iris Mittenaere untuk melihat salah satu pasien bibir sumbing yang dioperasi.

"Awal mula saya bergabung dengan organisasi ini ketika dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2017. Kemudian saya ditugaskan Miss Universe 2017 Iris untuk datang ke Rumah Sakit Galaxy Bekasi. Saya baru tahu kalau Smile Train ada di Indonesia," tuturnya dalam acara temu media di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bunga menjelaskan, Smile Train merupakan lembaga mitra penyelenggaraan Miss Universe. Ketika ia mewakili Indonesia di Las Vegas, Amerika Serikat, untuk ajang tersebut, Bunga jadi tahu lebih luas mengenai Smile Train dan hatinya terketuk untuk bergabung.

"Sebagai Putri Indonesia, saya menyadari alasan kenapa saya mesti aware (peduli) soal ini," ucapnya.

Penderita bibir sumbing, imbuhnya, membutuhkan bantuan operasi. Melalui operasi, kondisi bibir yang sumbing dapat dikoreksi dan meningkatkan kepercayaan diri penderitanya.

Dengan menjadi Duta Smile Train, ucap Bunga, bisa menjadi saluran baginya untuk membantu adik-adik di seluruh Indonesia. Bunga pun berkesempatan mengunjungi berbagai kota, salah satunya Lampung untuk melihat langsung pasien bibir sumbing dan seperti apa mereka dibantu.

"Dua bulan lalu saya diberikan kesempatan ke Bandar Lampung. Ini pengalaman luar biasa. Ketika saya baru sampai, saya langsung mengunjungi rumah penderita bibir sumbing. Ia usianya satu tahun. Rasanya ingin nangis, saya berpikir ini tangisan bahagia. Saya bertemu dengan orangtua dari salah satu penderita bibir sumbing. Saya pribadi kalau berada di posisi itu tidak akan sekuat itu," ungkap Bunga.

Karena ia datang untuk menghibur, Bunga berusaha menahan diri tidak ikut-ikutan menangis. "Di situ saya bertemu dengan adik-adik yang cantik dan ganteng, mereka tidak terlihat muka sedih. Semangat mereka luar biasa. Senyuman mereka luar biasa. Mereka jadi seperti tidak menderita bibir sumbing. Ada anak bernama Ma'ruf sifatnya ceria sekali. Justru dia yang menghibur saya," kenang Bunga.

Tidak diejek
Perempuan yang mengawali karier sebagai model gadis sampul itu menegaskan, pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan ialah saat memasuki ruang operasi. Dengan dua mata dan kepalanya sendiri, ia melihat langsung proses penyatuan celah bibir dan langit-langit seorang bayi berusia satu tahun.

"Di situ saya nangis karena pasiennya juga sedang dibius. Setelah itu saya percaya mereka mendapatkan senyum yang indah," ucap Bunga.

Selama ini, bibir sumbing justru menjadi bahan ejekan. Ia juga berharap masyarakat bisa menyebarluaskan berita baik tentang bantuan operasi bibir sumbing gratis.

"Penderita bibir sumbing harus dibantu. Jika ada rekan, teman atau saudara terdekat bisa kita informasikan bahwa ada bantuan seperti itu. Sudah 75 ribu anak yang mendapat bantuan ini," pungkasnya. (H-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More