Menkes Sebut Pasien Demonstran 22 Mei Tertangani dengan Baik

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Jumat, 24 Mei 2019, 11:32 WIB Humaniora
Menkes Sebut Pasien Demonstran 22 Mei Tertangani dengan Baik

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek memberikan penjelasan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR

MENTERI Kesehatan Nila F Moeloek meminta jajaran kesehatan selalu siap di rumah sakit (on site) atau siap dipanggil (on call) untuk keadaan darurat baik kebencanaan atau pelayanan massal lainnya. Sistem seperti ini diakui Menkes, sudah berjalan baik.

Hal tersebut disampaikan Menkes usai mendapat laporan dari rumah sakit terkait beberapa korban kericuhan 22 Mei yang mengalami cedera cukup serius dan harus mendapatkan tindakan operasi. Kericuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi penolakan hasil Pemilu 2019 menyebabkan sebanyak 737 orang dirawat di sejumlah rumah sakit dan sudah ditangani sesuai prosedur medis.

“Kalaupun ada edaran ataupun ajakan untuk lebih siap lagi, hanya untuk mengingatkan dan memastikan semuanya siap. Tidak ada tendensi politik apapun, politik kesehatan adalah pelayanan kepada masyarakat secara maksimal untuk derajat kesehatan yang lebih baik,” kata Menkes Nila melalui pesan singkat, Kamis (23/5).

Sementara itu, pagi tadi, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Bambang Wibowo bersama Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengunjungi RS Pelni. Bambang mengatakan seluruh pasien telah ditangani dengan baik.

“Alhamdulillah seluruh pasien baik rawat jalan dan rawat inap termasuk pasien yang dilakukan operasi tertangani dengan baik,” imbuhnya.

Baca juga: Satu Pasien Meninggal Dunia di RS Budi Kemuliaan

Ada 4 pasien yang masih dirawat di ICU dan HCU RS Pelni, 3 pasien pascalaparotomi karena luka serius di perut yang memerlukan tindakan operasi dan satu karena penyakit jantung. Alhamdulillah semua tertangani baik dan kondisi stabil.

Demonstran yang dirawat di rumah sakit paling banyak berusia 20-29 tahun dengan jumlah 294 orang, kemudian usia 10-19 tahun 170 orang, dan usia 30-39 tahun 114 orang.

Mereka tersebar di beberapa fasilitas layanan kesehatan, yakni RS Pelni, RS Abdi Waluyo, RSUD Tarakan, RSAL Mintoharjo, RS Budi Kemuliaan, RSUD Tanah Abang, RSCM, Posko Lapangan, RS Dharmais, RS Siloam kebon jeruk, IGD MMC, RS Patria IKKT, RS Medika Permata Hijau, RSPAD Gatot Subroto, RSUD Pasar Rebo, RS Polri, dan Puskesmas Kembangan.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More