Jumat 24 Mei 2019, 11:15 WIB

Amien Rais Diperiksa Sebagai Saksi Eggi Sudjana

Amien Rais Diperiksa Sebagai Saksi Eggi Sudjana

ANTARA FOTO/Aprilio Akbar
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum

 

KETUA Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais datang ke gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.27 WIB dengan ditemani lima orang. Amien memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana

"Sangat baik, sangat sehat," ujar Amien menjawab pertanyaan awak media, Jumat (24/5).

Amien enggan menanggapi pertanyaan awak media. Ia menyebut akan memberikan keterangan secara lengkap usai pemeriksaan selesai.

"Nanti saya kasih press conference yang mantap, tenang aja," imbuhnya.

Baca juga: Jumat, Polda Metro Jadwalkan Pemanggilan Kedua Amien Rais

Amien pun mengaku tidak membawa dokumen khusus untuk penyidikan petugas di Polda Metro Jaya. Hari ini adalah panggilan kedua untuk Amien setelah mangkir pada panggilan pertama. Amien akan dicecar pertanyaan terkait pernyataan people power yang disampaikan tersangka Eggi Sudjana.

Sebelumnya, Mantan Ketua MPR RI itu mangkir dari panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Senin (20/5). Ketika dikonfirmasi tentang alasan ketidakhadirannya dalam panggilan perdana itu, dia mengaku sibuk.

Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Eggi menjadi tersangka makar setelah ucapan people power di depan rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, 17 April 2019.

Eggi ditahan di Polda Metro Jaya sejak Selasa (14/5) pagi. Penahanan dilakukan setelah polisi memanggilnya sebagai tersangka dan menangkapnya di Polda Metro Jaya seusai pemeriksaan pada Senin (13/5) malam.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More