Jumat 24 Mei 2019, 10:25 WIB

Yang Tersisa setelah Amuk Massa

Put/Ssr/Rif/J-3 | Megapolitan
Yang Tersisa setelah Amuk Massa

MI/RAMDANI
Petugas gabungan membersihkan sisa-sisa kerusuhan di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, kemarin. Pascakerusuhan dalam aksi 22

 

PUASA tidak membuat ratusan petugas kebersihan bisa berleha. Kemarin, sejak subuh datang, mereka sudah bekerja di sekitar Jalan MH Thamrin, di Jalan Kebon Sirih, Slipi, Petamburan, dan Tanah Abang.

Saat kerusuhan sudah mereda, pekerjaan besar menanti petugas kebersihan, yang terdiri atas petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga. Tidak hanya membersihkan sampah-sampah yang berserakan, tapi juga merehabilitasi sejumlah sarana umum yang dirusak perusuh.

Perbaikan di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu di Jalan MH Thamrin mendapat perhatian khusus Gubernur Anies Baswedan. Ia memimpin apel gerakan kebersihan dan datang ke lokasi.

"Saya minta semuanya dituntaskan. Pastikan tidak ada lagi sampah sehingga seluruh warga Jakarta ketika datang ke kawasan Thamrin, mereka tidak menyaksikan perbedaan antara sekarang (hari ini) dan sebelumnya," kata Anies.

Dia memerintahkan petugas pemadam kebakaran untuk terus membantu petugas PPSU yang membersihkan jalan. Kepada tim dari Dinas Perhubungan, Anies meminta mereka segera memasang kembali rambu-rambu lalu lintas yang sudah dirusak perusuh. Sementara itu, tim dari Bina Marga harus memastikan semua fasilitas jalan bisa berfungsi dengan baik.

Seusai apel, Anies juga menyingsingkan lengan membantu membersihkan jalan. Ia ikut menyemprotkan air dari mobil pemadam kebakaran untuk menghalau serakan batu.

Amuk perusuh yang berlangsung Selasa (21/5) hingga Rabu (22/5) meninggalkan banyak kerusakan. Di antaranya hangusnya pos polisi di Sarinah, dua halte Trans-Jakarta, ambrolnya pagar di Jalan Cideng, dan rusaknya Kantor Bawaslu RI.

Anies mengaku belum bisa memerinci total kerugian akibat amuk perusuh itu. Ia yakin kondisinya tidak separah kerusuhan aksi pada 1998.

"Tidak ada penjarahan. Yang terjadi hanya demo dan bentrokan. Secara umum, kondisi Jakarta masih tenang dan stabil," tandas mantan Rektor Universitas Paramadina itu.

Anies juga meminta masyarakat serta pengusaha kembali beraktivitas seperti semula. "Supaya roda perekonomian kembali bergerak."

Sampai tadi malam, sejumlah petugas keamanan masih berjaga di sekitar Kantor Bawaslu RI. Mereka juga berjaga di sepanjang Jalan MH Thamrin.

Di depan Bundaran Hotel Indonesia mengarah ke Jalan MH Thamrin terlihat pembatas jalan berwarna oranye masih terpasang. Pusat perbelanjaan Plaza Indonesia memilih belum beroperasi. "Kemungkinan, kami baru buka Jumat," kata Agung Nur, petugas keamanan mal.

Berbeda dengan sejumlah kantor di area ini, para pegawainya sudah mulai datang. Meski dengan akses terbatas dan pengawasan dari petugas, mereka masuk kantor dan bekerja. (Put/Ssr/Rif/J-3)

Baca Juga

Ilustrasi

Ledakan di Menteng, Polisi Temukan Pecahan Plastik

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 05 Juli 2020, 22:16 WIB
"Yang kita lihat ada pecahan plastik, pipa ada juga," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto kepada...
Ilustrasi

Polisi Periksa CCTV di TKP Ledakan Menteng

👤Kautsar Bobi 🕔Minggu 05 Juli 2020, 21:36 WIB
Polisi tengah mencari tahu kronologi ledakan yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sejumlah kamera pengawas (CCTV)...
Dok. Pribadi

Relawan Anies-Sandi Minta Izin Reklamasi Ancol Dicabut

👤Putra Ananda 🕔Minggu 05 Juli 2020, 21:19 WIB
Koordinator Jawara Sanny A. Irsan menilai bahwa Anies telah mengkhianati kepercayaan para pendukungnya terkait janji kampanye reklamasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya