BPN: Jika ada Aksi Massa Besok Bukan Instruksi Prabowo-Sandi

Penulis: Rahmatul Fajri Pada: Kamis, 23 Mei 2019, 20:42 WIB Politik dan Hukum
BPN: Jika ada Aksi Massa Besok Bukan Instruksi Prabowo-Sandi

MI/ROMMY PUJIANTO
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak

JURU bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan jika ada aksi massa lanjutan pada Jumat (24/5) besok, maka aksi tersebut bukan atas instruksi Prabowo-Sandi.

"Secara official BPN, Pak Prabowo, Bang sandi tidak mengetahui apakah ada demo atau tidak, karena demo bukan atas instruksi atau atas permintaan dari Pak Prabowo dan Bang Sandi atau BPN," kata Dahnil, ketika ditemui di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5).

Dahnil mengatakan jika pada akhirnya memang terjadi aksi penyampaian pendapat oleh kelompok masyarakat, ia mengaku hal tersebut adalah hak konstitusi masyarakat dan ia pastikan berjalan dengan damai.

"Polisi juga sudah mengakui bahwa yang demo pada siang hari, kemudian ada upaya kelompok tertentu yang melakukan kerusuhan. Saya pikir jelas demo yang dilakukan masyarakat itu demo yang damai sama dengan 212," kata Dahnil.

Baca juga: Besok, Selepas Salat Jumat Prabowo-Sandi Serahkan Gugatan ke MK

Lebih lanjut, ia mengimbau massa yang ingin menyampaikan pendapat dapat berjalan dengan damai, sehingga kericuhan tak lagi terjadi. Hal tersebut, kata Dahnil, sesuai dengan instruksi Prabowo untuk mengimbau pendukungnya untuk kembali ke rumah dan menghindari kontak kekerasan.

"Pak prabowo juga menyampaikan teman-teman yang ingin menyampaikan aspirasi tetap menyampaikan dengan damai kemudian sekarang kembali dulu, kembali saja, jangan sampai nanti ada provokasi lagi," kata Dahnil.

Sementara itu, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan pihaknya berfokus menyiapkan berkas untuk menyiapkan gugatan Pilpres ke MK. Ia mengaku tak mengetahui perihal adanya pengerahan massa pada esok hari.

"Ini saya whatsappnya udah lemot abis, jadi mungkin kita menyiapkan langkah konstitusional dan dua hari ini saya fokus untuk memastikan langkah hukum berkaitan dengan persiapan memasukan gugatan ke MK," kata Sandi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Indonesia, beredar pesan berantai di whatsapp perihal adanya aksi massa pada esok hari. Lanjutan aksi tersebut gabungan dari FPI, Purnawirawan Pro Prabowo-Sandi, dan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat tersebut disebut digelar pukul 14:00 WIB. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More