Anak Muda Diajak Bergerak Majukan Kebudayaan

Penulis: Antara Pada: Kamis, 23 Mei 2019, 20:30 WIB Humaniora
Anak Muda Diajak Bergerak Majukan Kebudayaan

Antara/Aubrey Fanani
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan mengajak anak muda berusia 18 hingga 25 tahun untuk memajukan kebudayaan melalui Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) yang akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, 21–25 Juli 2019.

"Kegiatan kemah budaya merupakan aspirasi yang muncul dari kalangan generasi muda pada gelaran Kongres Kebudayaan Indonesia 2018," ujar Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, dalam keterangan pers, di Jakarta, Kamis (23/5).

KBKM menjadi salah satu aksi nyata sebagai tindak lanjut Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2018 dalam mewujudkan strategi kebudayaan dan rencana aksi pemajuan kebudayaan.

Kemendikbud langsung menindaklanjuti usulan tersebut sebagai forum khusus anak muda yang memiliki tujuan bersama memajukan kebudayaan Indonesia.

"Kalangan muda bukan tidak peduli kepada kebudayaan, justru mereka sangat aktif. Agar energi yang bagus dari anak-anak muda bisa diangkat ke level yang bisa dilihat oleh masyarakat, perlu ada forum khusus. Maka dari itu diadakanlah Kemah Budaya Kaum Muda," ujar dia.

Hilmar berharap KBKM dapat menumbuhkan rasa kepemilikan dan komitmen generasi muda dalam mendukung dan melaksanakan program-program pemajuan kebudayaan.


Baca juga: Jelang Pemilihan Rektor UI, MWA Bentuk Panitia Penjaringan


"Banyak program yang ditujukan untuk anak-anak muda, tapi diselenggarakan oleh orang tua, dan acaranya pun sudah dirumuskan segala sesuatunya untuk mereka, sehingga ide tidak datang dari mereka (anak muda)," kata dia.

Menurut Hilmar, kondisi tersebut menyebabkan tidak munculnya rasa kepemilikan generasi muda serta minimnya komitmen bahwa mereka sungguh-sungguh berada dalam sebuah proses.

Sebanyak 130 kelompok akan dipilih dari proses seleksi terbuka yang dibuka dari tanggal 11 mei – 11 Juni 2019. Peserta terpilih akan mengikuti diskusi dalam jaringan untuk kemudian dikerucutkan menjadi ide aplikatif.

Kemudian 12 kelompok dengan ide terbaik akan mendapatkan dana dukungan untuk mewujudkan idenya. Hilmar menambahkan, sebagai salah satu program pemajuan kebudayaan, kegiatan KBKM berperan sebagai ruang inkubator untuk inovasi pemajuan kebudayaan, sebagai ruang kerja bersama bercorak gotong royong, dan sebagai ruang aktivasi pendanaan atas usaha rintisan di bidang kebudayaan.

Terpilihnya 12 inisiasi atau ide terbaik yang telah diseleksi akan difasilitasi untuk diwujudkan serta dipresentasikan pada Pekan Kebudayaan Nasional 2019 yang akan diselenggarakan pada 13 – 19 Oktober di Istora Senayan, Jakarta.

Hilmar menambahkan kegiatan itu tidak dipungut biaya apapun, sebagai apresiasi pemerintah terhadap keterlibatan kaum muda untuk pemajuan kebudayaan Indonesia. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More