Kamis 23 Mei 2019, 18:09 WIB

Prabowo Harus Konsisten Ambil Jalur Konstitusional

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Prabowo Harus Konsisten Ambil Jalur Konstitusional

MI/Susanto
Direktur Program TKN Jokowi-Amin Aria Bima (kiri) dan Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Amin Usman Kansong.

 

TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin meminta Prabowo Subianto untuk konsisten mengambil jalur konstitusional menyikapi hasil pemilu yang resmi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sikap inkonsisten Prabowo dinilai bisa menyulut demo massa yang dikhawatirkan kembali berujung rusuh.

“TKN mendorong kepada Pak Prabowo dan Sandiaga Uno konsisten dalam sikap untuk mendukung jalan konstitusional, jangan bermain dua kaki dan jangan menunjukkan sikap yang ambigu,” kata Direktur Program TKN Jokowi-Amin, Aria Bima di Pokso Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (23/5).

Aria Bima menjelaskan, sikap ambigu Prabowo-Sandiaga dengan mendelegitimasi hasil pemilu mendorong pendukungnya untuk bergerak demo di jalan. Namun, di sisi lain, saat demo di depan Bawaslu RI pada 21-21 Mei di Jakarta berujung ricuh, Mereka ‘cuci tangan’ dari insiden tersebut.

“Kami melihat beberapa fakta-fakta yang sudah dibuktikan oleh kepolisian di situ nampak sikap ambigu yang inkonsisten dengan jalan konstitusi yang ada,” ujarnya.

Aria menyayangkan sikap Prabowo-Sandiaga yang abai terhadap situasi kericuhan saat aksi di Bawaslu dan sejumlah daerah di Jakarta. Sebagai tokoh, harusnya bisa meredam massa agar tidak terjadi kericuhan.

Pun demikian, TKN, kata Aria, menghargai sikap Prabowo-Sandiaga jika tetap konsisten mengambil jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK). Diharapkan, saat persidangan berlangsung di MK tidak ada aksi yang berujung pada kericuhan dan menggangu persidangan.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap dengan memberikan apresiasi dan rasa percaya kepada pihak berwenang untuk bisa menegakkan hukum sesuai dengan konstitusi,” jelasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More