Kamis 23 Mei 2019, 17:00 WIB

Persita Tangerang Buat Program Pembinaan Suporter

Antara | Sepak Bola
Persita Tangerang Buat Program Pembinaan Suporter

ANTARA FOTO/Irfan
Pemain Arema FC Denny Santoso (Kanan) berebut bola dengan pemain Persita Tangerang Muhammad Roby (kiri)

 

MANAJEMEN Persita Tangerang, Banten, saat ini sedang menyusun program pembinaan suporter menjelang kompetisi Liga 2 yang rencananya akan mulai bergulir 15 Juni 2019.

Manajer Persita, Nyoman Suryanthara di Tangerang, Kamis (23/5), mengatakan karena selama ini suporter memberikan kontribusi besar kepada tim maka perlu ada kerja sama yang baik.

"Dalam waktu dekat kami mendata suporter tersebut karena ini untuk kepentingan tim dan pendukung fanatik," katanya.

Menurut dia, bila sudah memiliki data maka dengan mudah melakukan pembinaan termasuk dari segi administrasi, koordinasi maupun penyediaan tiket ketika pertandingan digelar.

Hal tersebut, kata dia, karena tim berjuluk Pendekar Cisadane itu sedang menuju industri sepak bola dan menerapkan manajemen bisnis.

Baca juga: Persita Kontrak Widodo C Putro Sebagai Pelatih

Untuk itu, manajemen dan suporter merupakan jalinan kerja sama yang saling menguntungkan baik dari sisi bisnis maupun dukungan moril saat tim berlaga.

Sementara itu, Ketua Laskar Benteng Viola (LBV), Sony mengatakan perjuangan Ismet Iskandar sangat luar biasa, ketika tim terpuruk dia tampil membela secara total.

LBV merupakan pendukung fanatik Persita sejak 15 tahun terakhir sehingga mengikuti perkembangan dan pasang surut tim termasuk ketika berpindah markas.

Pada saat Ismet menjadi Bupati Tangerang, Persita bertengger di peringkat papan atas Liga Utama yang saat ini Liga 1. Menurut dia, pengukuhan sebagai pendekar kepada Ismet dianggap wajar dan tidak berlebihan karena telah melalui kajian selama perjalanan Persita.

Persita mematok target tahun 2019 lolos menapak ke Liga 1 karena pada kompetisi sebelumnya menduduki peringkat papan atas klasemen. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More