Kamis 23 Mei 2019, 11:37 WIB

Dua Halte TransJakarta Rusak Pascarusuh Aksi 22 Mei

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Dua Halte TransJakarta Rusak Pascarusuh Aksi 22 Mei

ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
Warga kembali beraktivitas pascaricuh aksi 22 Mei di halte Bus TransJakarta Harmoni, Kamis (23/5)

 

PT Transjakarta mengonfirmasi adanya kerusakan dua halte akibat kericuhan pada aksi 22 Mei yakni Halte Slipi dan Halte Bidara Cina.

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan kerusakan terdapat pada kaca loket Halte Bidara Cina yang pecah akibat lemparan batu pada konflik yang pecah Rabu (22/5) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kerusakan juga terjadi pada halte Slipi Kemanggisan. Kaca halte pecah akibat lemparan batu saat bentrokan pengunjuk rasa dengan petugas kepolisian pukul 16.00 WIB.

“Dari peristiwa tersebut tidak ada korban,” ungkap Agung kepada awak media, Kamis (23/5).

Baca juga: Besok, Sejumlah TransJakarta tak Beroperasi dan Dialihkan

Pascakejadian, TransJakarta segera menginventaris aset. Perbaikan dilaksanakan untuk tetap memberikan kenyamanan kepada pelanggan.

Ini Rute TransJakarta yang Masih Dialihkan

Sementara itu, hingga kini beberapa rute TransJakarta yang bersinggungan dengan lokasi-lokasi unjuk rasa masih dialihkan seperti rute Blok M-Kota (1), Senen-Bundaran Senayan (1P), Kalideres-Bundaran Senayan (3F), Grogol-TU GAS (4A), Bundaran Senayan- TU GAS (4C), Kampung Melayu – Grogol (5A), Ragunan-Monas via Kuningan (6A), Pinang Ranti-Pluit (Koridor 9), Kebayoran Lama-Grogol (9E), dan Poris-Bundaran Senayan (T11).

Sejumlah layanan TransJakarta juga berhenti beroperasi, yakni angkutan mikro di Kawasan Tanah Abang, Stasiun Palmerah-Tosari (1B), Tanah Abang-Kebayoran (8C), Tanah Abang-Dukuh Atas (DA2), Harmoni-Bundaran Senayan (GR1), Tanah Abang Explorer (GR2) dan Bus Wisata.

“TransJakarta secara terus menerus memantau setiap perkembangan,” ujarnya.

Ia menambahkan penyesuaian layanan TransJakarta bersifat situasional. Bus TransJakarta akan beroperasi setelah pihak berwenang memutuskan situasi kondusif.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More