Prabowo Diminta Ksatria Terima Hasil Pemilu 2019

Penulis: Muhammad Fauzi Pada: Kamis, 23 Mei 2019, 00:19 WIB Politik dan Hukum
Prabowo Diminta Ksatria Terima Hasil Pemilu 2019

Antara/Indrianto Eko Suwarso
Demonstrasi 22 mei yang rusuh

RELAWAN Jokowi-Ma'ruf Amin (ReJO) meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersikap ksatria menyikapi hasil Pemilu 2019 dan menenangkan massanya. ReJO menilai protes para pendukung 02 ke KPU dan Bawaslu cenderung rusuh dan anarkistis.

"Sudah banyak kendaraan dan barang dirusak atau dibakar. Bahkan korban jiwa. Situasi ini jelas tak dapat dibenarkan dari sisi manapun," kata Ketua Umum ReJO HM Darmizal dalam keterangan yang diterima, Rabu (22/5) malam.

Pendiri Partai Demokrat ini juga mendukung aparat keamanan Polri dan TNI menegakkan ketertiban umum di seluruh wilayah NKRI khususnya di Jakarta. Kemudian, mendorong Prabowo-Sandi untuk melakukan gugatan hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi.

Baca juga : Polisi Amankan 8 Provokator Demo Rusuh di Bawaslu

"Harus ada yang bertanggung jawab atas kerusuhan ini, apakah oknum elite partai ataupun pihak ketiga yang menyusup, untuk diseret ke pengadilan agar menjadi pelajaran bagi pihak-pihak lain yang berniat merusak kerukunan masyarakat Indonesia," kata dia.

Dia juga meminta polisi menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Menurutnya, elite yang memprovokasi rakyat sehingga terjadi benturan di bawah tidak bisa dibiarkan.

"Kepada seluruh warga masyarakat di mana pun berada, rekatkanlah kembali kohesi sosial di tengah kehidupan keseharian kita. Bahwa kita semua adalah bersaudara yang selalu ingin bersama dalam kehidupan yang harmoni," tandas dia. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More