Rabu 22 Mei 2019, 18:44 WIB

Dahnil Anzar Tegaskan Kericuhan bukan Tanggung Jawab BPN

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Dahnil Anzar Tegaskan Kericuhan bukan Tanggung Jawab BPN

MI/Rommy Pujianto
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar

 

BADAN Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan tidak akan bertanggung jawab atas kericuhan di Jakarta.

"Yang bertanggung jawab adalah tentu mereka-mereka yang lakukan provokasi. Mereka yang lakukan kekerasan," ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar, di rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu, (22/5).

Hal itu diungkapkan Dahnil karena sejak awal Prabowo telah memutuskan jalur konstitusional lewat jalur Mahkamah Konstitusi (MK).

"Jadi seperti sejak awal disampaikan Pak Prabowo, kita dukung segala upaya penggunaan hak konstitusional dalam demokrasi tidak boleh lakukan kekerasan tidak boleh lakukan tindakan anarkistis dan tetap damai," ujar Dahnil.

Baca juga: Pernah Kecewa, BPN tak akan Bawa Dugaan Kecurangan ke MK

Dahnil meminta massa aksi untuk bisa menahan diri. "Kami atas nama BPN mengimbau semua pihak untuk menahan diri. Kepolisian menahan diri tidak secara demonstratif menggunakan persenjataan dan lainnya melakukan penanganan terhadap massa," ujar Dahnil.

Dahnil mengatakan, BPN dan Prabowo tengah fokus menyiapkan berbagai hal yang diperlukan untuk melakukan gugatan ke MK. Prabowo tengah berdiskusi dengan para tokoh untuk memaksimalkan hasil dari gugatan yang akan segera diajukan ke MK tersebut.

Baca juga: Kini, Kubu Prabowo-Sandi Ingin Tempuh Jalur MK

Juru bicara BPN, Andre Rosiade, mengatakan bahwa saat ini fokus BPN masih pada persiapan penyelesaian proses pemilu. Di mana saat ini Prabowo tengah menyiapkan gugatan ke MK. Rekonsiliasi, menurutya, akan dilakukan bila seluruh proses telah rampung.

"Proses masih berjalan. Kami masih mau fokus ke situ dulu," ujar Andre.

Seperti diketahui, aksi massa merespons hasil pemilu yang dilakukan KPU telah berlangsung sejak Selasa, (21/5) malam. Aksi masih terus terjadi dan menimbulkan kericuhan di beberapa titik di Jakarta. (X-15)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More