Presiden Jokowi: Tidak Ada Ruang Bagi Perusuh

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Rabu, 22 Mei 2019, 17:08 WIB Politik dan Hukum
Presiden Jokowi: Tidak Ada Ruang Bagi Perusuh

Setpres
Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, dan anggota kabinet.

PRESIDEN Joko Widodo bergegas dari Istana Bogor, Jawa Barat ke Istana Merdeka, Jakarta guna memberikan pernyataan terkait situasi politik dan keamanan yang terjadi seusai penetapan hasil pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (22/5).

Terlepas dari kericuhan yang terjadi, Kepala Negara menegaskan bahwa situasi keamanan masih terkendali.

"Situasi masih terkendali, masyarakat tidak perlu khawatir. Mari kita merajut kembali persatuan, persaudaraan, dan kerukunan kita. Karena Indonesia adalah rumah kita bersama," ujarnya saat memberikan pernyataan pers didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Di sisi lain, sambung Jokowi, kendati situasi keamanan masih terkendali, ia tidak akan memberi ruang kepada penggangu proses-proses demokrasi dan persatuan bangsa.

Baca juga: Wiranto: Pemerintah Sudah Tahu Dalang Aksi Kericuhan 22 Mei

"Kita tidak akan memberikan ruang yang rusuh-rusuh yang akan merusak negara kita. Enggak ada pilihan, TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," tegasnya.

Hingga sore ini, aksi massa mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) masih berlangsung. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More