Satu Pasien Meninggal Dunia di RS Budi Kemuliaan

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Rabu, 22 Mei 2019, 14:40 WIB Megapolitan
Satu Pasien Meninggal Dunia di RS Budi Kemuliaan

ANTARA
Kericuhan di Tanah Abang

RS Budi Kemuliaan masih terus menampung korban akibat kericuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bahkan, satu orang pasien yang dibawakan semalam, diketahui meninggal dunia setelah mendapatkan pertolongan medis.

Direktur Pelayanan Medis RS Budi Kemuliaan Jakarta Pusat, Muhammad Rifki, mengatakan satu orang korban meninggal atas nama Farhan warga Depok.

Baca juga: Kondisi di Depan Gedung Bawaslu Kondusif

"Untuk mengetahui penyebab kematian, kita harus melakukan otopsi pastinya tetapi kita curigai terkena peluru tajam, karena lukanya tebus kebelakang," kata Rifki di RS Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Dia menegaskan korban meninggal dunia terkena tembakan di bagian dada sekitar 1 cm dan tembus ke bagian belakang. "Dari gambaran statusnya, itu peluru tajam," sebutnya.

Rifki merincikan, dari total 46 pasien yang telah terdata. Masing-masing 16 terkena peluru karet, dan sisanya dia menduga terkena peluru tajam. "Artinya, satu orang meninggal, ada satunya tembus juga terkena di kakinya," paparnya.

Hingga saat ini, belum diketahui total pasien yang telah dirawat di RS Budi Kemuliaan. Pasalnya, setelah otoritas RS menyatakan ada 46 pasien yang telah dirawat. Terpantau ambulans masih terlihat keluar masuk area rumah sakit membawa korban aksi 22 Mei di sepanjang jalan Gedung KPU. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More