Blue Bird Jamin Demo 22 Mei tak Ganggu Pelayanan

Penulis: Atikah Ishmah Winahyu Pada: Rabu, 22 Mei 2019, 14:30 WIB Ekonomi
Blue Bird Jamin Demo 22 Mei tak Ganggu Pelayanan

ANTARA
Pengemudi taksi memeriksa mesin mobil di Pool Taksi Blue Bird, Mampang, Jakarta

SEJAK Selasa (21/5) malam, sejumlah massa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) guna memprotes hasil Pemilu yang memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo mengungkapkan pihaknya belum mendapat laporan terkait adanya gangguan di lapangan akibat demo tersebut.

"Belum ada laporan, Blue Bird selalu melayani kebutuhan transportasi di Indonesia 24 jam. Semenjak berdiri sampai sekarang belum pernah tutup," ujar Noni Sri Ayati Purnomo di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (22/5).

Baca juga: Ada Demonstrasi, Darmin Pastikan Ekonomi Aman

Ditemui di lokasi yang sama, Direktur Blue Bird Adrianto Djokosoetono prihatin dengan adanya demonstrasi yang terjadi di beberapa titik di Jakarta. Dia menilai aksi tersebut cukup mengganggu aktivitas warga dan membuat kegiatan transportasi darat termasuk taksi menjadi lebih sepi dari hari biasa.

"Kita sebenarnya cukup prihatin karena kondisi ini banyak yang libur, sehingga justru mengganggu buat kita beraktivitas. Orang kan memilih stay di rumah, jadi ini tidak benar-benar baik buat bisnis. Bukan hanya transportasi, semua kegiatan yang berada di daerah Jakarta dan sekitarnya rasanya akan melambat hari ini," terang Adrianto.

Dia berharap peristiwa tersebut dapat segera terkontrol. Adrianto yakin pihak berwenang mampu mengatur massa yang tengah memberikan aspirasi.

"Tentunya kita berharap ke depannya hal ini tidak mengganggu lah kami cukup yakin prospek ke depan khususnya transportasi darat masih sangat baik," tandasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More