Harga Bahan Pangan di Surakarta masih Stabil

Penulis: Ferdinand Pada: Rabu, 22 Mei 2019, 13:40 WIB Nusantara
Harga Bahan Pangan di Surakarta masih Stabil

MI/Ferdinand
Harga pangan di Kota Surakarta hingga minggu ketiga Ramadan masih stabil.

HARGA pangan di pasar-pasar tradisional di Kota Surakarta memasuki pekan ketiga Ramadan, (Rabu (22/5) masih relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas yang pada pekan pertama Ramadan sempat naik seperti cabai, gula pasir, dan telur kini sudah turun. Cabai merah semula Rp30.000 per kg kini turun menjadi Rp22 ribu per kg. Kemudian gula pasir dari Rp13 ribu per kg  turun menjadi Rp12.500 per kg. Sedangkan telur ayam turun dari Rp23 ribu per kg menjadi Rp20 ribu per kg.

"Untuk produk pertanian penurunan itu dipicu adanya panen raya di sejumlah daerah pemasok," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagiyo, Rabu, (22/5).

Sementara untuk komoditas lain seperti gula pasir, telur ayam, beras, dan minyak goreng, Subagiyo mengatakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berkoordinasi dengan distributor. Hal itu dalam rangka menjaga ketersediaan barang dan kelancaran pasokan.

"Kami berupaya untuk menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran," tambahnya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo optimistis harga bahan pangan yang relatif stabil itu akan membuat inflasi lebih terkendali. Deputi KPwBI Solo, Taufik Amrozy memperkirakan angka inflasi pada Ramadan 2019 bisa di bawah 0,68%.

baca juga: Anies Pastikan Jakarta Kondusif

"Kalau secara year on year inflasi Kota Solo masih di angka 2,51%, di bawah target awal 3,5%," katanya.

Namun demikian, lanjut Taufik, beberapa langkah untuk menekan dan menstabilkan harga bahan pangan harus terus dilakukan. Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah dan pengoperasioan Kios Mirunggan di pasar tradisional. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More