Sulsel Bangun Kawasan Industri Logam

Penulis: Lina Herlina Pada: Rabu, 22 Mei 2019, 13:28 WIB Nusantara
Sulsel Bangun Kawasan Industri Logam

MI/Lina Herlina
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menjamu investor dari Tiongkok Wei Liu yang akan membuka industri pengolahan logam di Takalar.

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan akan membangun kawasan industri baru di Kabupaten Takalar, dan menjadikannya sebagai pusat kawasan industri bagian selatan.

"Kawasan industri ini akan turut memajukan kawasan industri di Sulawesi Selatan," kata Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi bersama PT Kawasan Berkat Nusantara di Baruga Lounge Pemprov Sulsel, Rabu (22/5).

Karenanya, Pemerintah Provinsi Sulsel akan memudahkan segala jenis perizinan untuk pengembangan kawasan industri.

"Ini sejalan dengan perintah presiden agar segala izin disederhanakan," kata Nurdin.

Direktur PT Kawasan Berikat Nusantara, Sattar Taba menjelaskan, jika pihaknya bersama investor asal Tiongkok, PT China Metal Recycling Association (CMRA) memilih Kabupaten Takalar sebagai kawasan investasi, dari empat lokasi alternatif yang ditawarkan. Menurut Sattar, Industrial Park yang akan dibangun tersebut, akan mengola dan memproses ulang logam, tembaga, dan aluminium.

"Saat ini sedang merampungkan pembebasan lahannya seluas 750 hektare. Pembangunan mulai dilakukan September mendatang," kata Sattar Taba.

baca juga: 200 Ha Lahan di Pulau Seliu Belitung Dikuasai Investor

Jika kawasan industri tersebut terbangun, lanjut Sattar, mampu menyerap sekitar 15 ribu tenaga kerja. Pada kesempatan sama, Direktur PT CMRA Wei Liu mengatakan sangat bangga dan senang melihat progres kerja samanya dengan PT Kawasan Berikat Nusantara.

"Kinerjanya sangat baik," sebutnya.

Bahkan menurut Wei Liu, pihaknya juga akan ikut bagian dalam pengkajian segi lingkungannya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More