Sudah Jatuh Korban, Pak Jokowi dan Pak Prabowo Bertemulah

Penulis: Thomas Harming Suwarta Pada: Rabu, 22 Mei 2019, 12:25 WIB Politik dan Hukum
Sudah Jatuh Korban, Pak Jokowi dan Pak Prabowo Bertemulah

MI/BARY FATHAHILAH
Politikus Partai Demokrat Andi Arief

POLITIKUS Partai Demokrat, Andi Arief, meminta Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto untuk segera bertemu demi meredam aksi massa memprotes hasil pemilihan presiden 2019 yang menurut informasi sampai siang hari ini sudah memakan korban meninggal dunia. Menurut dia, jatuhnya korban jiwa dan kerusuhan yang terjadi tidak terlepas dari persaingan keduanya.

"Pak Prabowo dan Pak Jokowi yang terhormat, sampai berapa korban "nyawa rakyat" yang bisa melunakkan hati untuk Bapak berdua bertemu? Korban nyawa ini akibat persaingan antara Bapak berdua," kata Andi melalui akun twitter-nya @andiarief, Rabu (22/5).

Baca juga: Hari Ini, Jokowi Pilih Berkantor di Istana Bogor

Andi menilai tidak ada satu pun elit di kedua kubu yang segera merespons kejadian ini untuk segera mendinginkan suasana.

"Korban nyawa sudah terjadi, para petinggi dan elite politik dari 01 dan 02 terbius menikmati tawuran rakyat melawan aparat. Tak ada satu pun yang bicara. Pak Jokowi dan Pak Prabowo matikan televisi, bertemulah," kata Andi lagi.

Diketahui aksi massa menggelar aksi protes hasil pilpres 2019 sudah berlangsung sejak kemarin, Selasa 21 Mei 2019 di kawasan kantor Badan Pengawas Pemilu. Massa sempat membubarkan diri setelah menggelar salat tarawih tetapi aksi mengarah menjadi kerusuhan menjelang tengah malam saat Polisi berusaha memukul mundur massa ke kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polisi sempat melepaskan gas air mata dan menembakkan senapan, sedangkan massa membalas dengan petasan dan kembang api. Sejumlah orang tak dikenal juga membakar mobil-mobil yang diparkir di depan asrama Brigade Mobil, Petamburan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang pagi ini meninjau ke sejumlah lokasi menyebut enam orang meninggal akibat bentrokan massa aksi dengan polisi kemarin malam dan 200 orang luka-luka.

Baca juga: Ini Kronologi Kericuhan di Depan Bawaslu Versi Polisi

"Jadi kira-kira ada 200 orang luka-luka per jam sembilan ini dan ada sekitar enam orang tercatat meninggal," kata Anies di RS Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu 22 Mei 2019.

Korban dilarikan ke beberapa rumah sakit di Jakarta seperti RS Tarakan, RS Pelni, Budi Kemuliaan, RSAL Mintoharjo, dan RSCM. Anies berujar, korban di Tarakan mencapai 80 orang. Sementara lebih dari 70 orang dilarikan ke Pelni. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More