Rabu 22 Mei 2019, 11:01 WIB

Telkom Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim

mediaindonesia.com | Telecommunication Update
Telkom Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim

Dok Telkom
Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga (paling kiri) menyerahkan simbolis bantuan sarana dan prasarana kepada salah satu pesantren.

TURUT memaknai bulan suci Ramadan 1440 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan buka puasa bersama dalam acara Blissful Ramadhan Telkom Group 2019 di Masjid Al-Istiqomah Telkom Landmark Tower, Jakarta (21/5).

Acara itu dihadiri Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga, Komisaris Utama Telkom Hendri Saparini, jajaran Direksi dan karyawan Telkom Group serta anak-anak yatim dan pengurus yayasan.

Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian program Telkom Group Siaga RAFI (Ramadhan-Idul Fitri) 2019, yakni Telkom Berbagi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga mengatakan selama bulan Ramadan, Telkom melaksanakan rangkaian Telkom Group Siaga RAFI 2019 yang terdiri dari Layanan Prima untuk memastikan kehandalan dan kualitas infrastruktur, Paket Khusus beragam produk dan layanan serta Telkom Berbagi berupa kegiatan corporate social responsibility.

Dari keseluruhan kegiatan Telkom Berbagi di seluruh Indonesia termasuk BUMN Hadir untuk Negeri di Kalimantan Utara, Telkom menyerahkan bantuan santunan kepada 1.800 anak yatim senilai total Rp560juta, bantuan sarana ibadah/pesantren/panti asuhan senilai total Rp2,55 miliar dan pembagian wakaf 2.750 Al-Quran senilai Rp275 juta.

Baca juga: Telkom Raih Best Overall Corporate University Gold Award

Selanjutnya Alex juga mengingatkan karyawan agar tetap memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, meskipun sedang berpuasa.

"Sekalipun dalam kondisi berpuasa, performansi produk dan perusahaan tidak menurun. Bahkan kinerja hingga April lebih baik daripada bulan lalu. Hal ini tidak lepas dari semangat kerja karyawan Telkom Group. Semoga seluruh perusahaan di bawah naungan Telkom Group saling bahu-membahu memberikan yang terbaik bagi perusahaan, bangsa dan negara," ungkap Alex.

Acara Blissful Ramadhan Telkom Group 2019 diawali dengan sesi inspiring sharing session menghadirkan dua tema menarik, yakni "Quantum Memory Al-Quran" yang dibawakan Nizar Hamid dan "Paradigma Sehat Saat Berpuasa" yang disampaikan Ahmad Luthfi.

Selanjutnya pada sesi Telkom Berbagi, Direktur Utama dan Komisaris Telkom secara simbolis menyerahkan santunan anak yatim, bantuan sarana ibadah/pondok pesantren/panti asuhan serta pembagian wakaf Al-Quran.

Dalam rangkaian Telkom Group Siaga RAFI 2019 yang sejak awal Ramadan, telah telah dilaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di seluruh Telkom Regional yang dihadiri oleh jajaran Direksi.

Pada kegiatan tersebut, Direksi melakukan peninjauan infrastruktur dan layanan Telkom, tatap muka dengan karyawan Telkom Regional serta penyerahan bantuan Telkom Berbagi, berupa santunan anak yatim, bantuan sarana ibadah/pesantren/panti asuhan dan bantuan alat disabilitas.

Selain itu, Telkom juga telah menyelenggarakan program Safari Ramadan BUMN Hadir untuk Negeri bersama Jamkrindo dan Pupuk Kaltim di Provinsi Kalimantan Utara, yang terdiri dari penyerahan santunan kepada 1.000 anak yatim dan bantuan kepada 5 Pesantren/Sarana Ibadah. Safari Ramadan juga menyalurkan bantuan wakaf 1.000 Al Qur'an yang akan dilaksanakan 24 Mei 2019 nanti.

Untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar, Telkom juga menyalurkan bantuan elektrifikasi untuk 50 rumah, pembangunan Sarana Air Bersih di 2 titik dan 50 pintu MCK, program bantuan untuk 10 rumah karyawan BUMN dan Masyarakat. Bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional digelar juga 2.000 paket sembako pasar murah. Kegiatan digelar di dua lokasi, yakni di Juata Laut dan Islamic Center.

Setiap paket sembako yang disalurkan terdiri dari 10 kg beras, 3 kg gula, 2 liter minyak goreng, dan 2 kaleng susu kental manis. Selain itu, disalurkan juga bantuan beasiswa senilai total Rp125 juta untuk 25 siswa SD, SMP, dan SMA. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More